Karang Taruna Bersama Warga Tunjung Teja Tolak Pembangunan TPST Bojong Menteng

Serang | INTIP24NEWS.COM – Karang Taruna Kecamatan Tunjung Teja bersama para ketua pemuda di tiap desa dipastikan menolak pembangunan TPST Bojong Menteng.

Hal ini disampaikan Opan Sopwanudin, Ketua Karang Taruna Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang dalam rilisnya yang dikirim kepada media ini pada Senin (9/6/2024).

Menurut Opan, pihak Karang Taruna akan tetap berkomitmen bersama masyarakat Tunjung Teja menolak pembangunan TPST Bojong Menteng karena diyakini akan memberikan dampak negatif bagi warga Tunjung Teja dan sekitarnya.

“Hari ini para pemuda khususnya Karang Taruna Kecamatan Tunjung Teja mengadakan pertemuan untuk melakukan penolakan terhadap Pembangunan TPST Bojong Menteng.

Bacaan Lainnya
Brimo

Jika rencana pembangunan jalan masih tercantum akses jalan TPS atau TPST Bojong Menteng dan tidak diganti nomenklaturnya untuk menghilangkan nama TPST dalam pembangunan jalan tersebut, maka saya sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Tunjung Teja beserta para pemuda di tiap desa akan bergerak untuk menolak pembangunan TPST tersebut,” tegasnya.

Ditambahkan Opan, bentuk komitmen dirinya sebagai Ketua Karang Taruna untuk tetap melakukan penolakan terhadap pembangunan TPST Bojong Menteng. Maka pihaknya juga memastikan pada momen kontestasi politik tahun 2024 ini baik pada pemilihan Bupati maupun Gubernur akan selektif dan memastikan Calon Bupati atau Calon Gubernur adalah sosok yang harus berkomitmen untuk tidak melakukan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah di Desa Bojong Menteng, Kecamatan Tunjung Teja ini.

“Komitmen saya sebagai Ketua Karang Taruna Tunjung Teja adalah tetap melakukan penolakan terhadap upaya pembangunan TPST Bojong Menteng,” ujar Opan.

“Dan itu akan kita implementasikan pada momen kompetisi politik tahun 2024 yaitu Pilkada Bupati dan Pilkada Gubernur. Kami akan mendukung calon yang berkomitmen untuk tidak melakukan pembangunan TPST di Desa Bojong Menteng, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang,” tegasnya.

Di tempat terpisah Camat Tunjung Asep saat dikonfirmasi terkait geger penolakan TPST Bojong Menteng menyatakan bahwa penolakan itu merupakan hak masyarakat dan menurut pandangannya solusi dari masalah tersebut yaitu Pemda merubah nomenklaturnya menjadi pembangunan jalan antara Desa Kamuning – Bojong Menteng.

“Bab itu hak masyarakat wajar-wajar aja. Solusi ada pada Pemda dengan merubah nomenklatur nya menjadi pembangunan jalan antara Desa Kemuning – Bojong Menteng yang diinginkan masyarakat,” ujarnya singkat.



Dark-Cyberpunk-Toko-Produk-Teknologi-Instagram-Post-20240613-124639-0000

Pos terkait