Ketua LMP Banten Meminta PT Felicia Farm Indo dan Warga Kedepankan Musyawarah Demi Kondusifitas

Serang | INTIP24NEWS.COM – Ketua Markas Daerah LMP (Laskar Merah Putih) Provinsi Banten Wawan Susanto, meminta pihak perusahaan peternakan ayam PT Felicia Farm Indo yang berlokasi di Sumampir, Desa Seuat Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang agar mengedepankan musyawarah, pendekatan kekeluargaan, dan semangat membangun kondusifitas lingkungan sebagai bagian dari budaya kearifan lokal masyarakat untuk menyelesaikan persoalan jika ada masalah atau kesalahpahaman dengan warga setempat.

Hal ini disampaikan Wawan merespon informasi adanya pengaduan dari dua orang warga Seuat Jaya, yaitu Suk (33 tahun) dan Juh (30 tahun) yang kini tengah diperiksa pihak Kepolisian atas dugaan melakukan tindak pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan pada Rabu (27/03/2024).

Menurut Wawan, dunia usaha apapun dan dimanapun butuh suasana lingkungan yang kondusif dalam menjalankan usahanya. Oleh karena itu, upaya pendekatan musyawarah dan rasa kekeluargaan harusnya lebih dikedepankan jika menghadapi persoalan dengan lingkungan masyarakat sekitar.

“Saya selaku Ketua Ormas LMP Banten, meminta Perusahaan PT Felicia Farm Indo, agar bisa duduk bersama untuk bermusyawarah kembali dengan pihak warga masyarakat khususnya Suk dan Juh yang telah dilaporkan kepada pihak Kepolisian. Karena saya yakin suasana kondusif di lingkungan masyarakat lebih dibutuhkan dunia usaha dimanapun, termasuk oleh perusahaan peternakan ayam di Seuat Jaya tersebut,” saran Wawan.

Bacaan Lainnya
Brimo

Ditambahkannya, Ormas LMP Banten tidak akan melakukan intervensi, justru sebaliknya sangat mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan Aparat dalam persoalan ini. Namun, dilihat dari kronologis dan peristiwa yang terjadi antara perusahaan peternakan tersebut dengan masyarakat sekitar, pihaknya meyakini ada kesalahpahaman komunikasi di antara mereka.

“Kita sangat mendukung proses penegakan hukum, tetapi dari informasi yang diterima, saya menilai ada kecenderungan terjadinya kesalahpahaman atau mis komunikasi antara perusahaan dengan warga masyarakat, termasuk di dalamnya dengan Suk dan Juh,” ujarnya.

“Oleh karena itu, saya menyarankan agar kedua belah pihak kembali ke meja musyawarah untuk membangun suasana kondusif dan kembali menata hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar. Dan jika dibutuhkan saya selaku Ketua Markas Daerah LMP Banten siap memediasi pertemuan diantara mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Manajer PT Felicia Farm Indo, Ai Suherman saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait persoalan dugaan pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan yang diduga dilakukan dua orang Warga Seuat Jaya itu tidak memberikan jawaban apapun.



Dark-Cyberpunk-Toko-Produk-Teknologi-Instagram-Post-20240613-124639-0000

Pos terkait