Bambu Foundation Adakan Giat Bersih-bersih Sungai dalam Rangka Peringati Hari Air se-Dunia

Cikarang Barat – Pada Selasa 22/3/2022, siang yang cukup terik memanggang kepala. Temperatur ada di kisaran 30-32 derajat celcius. Di sebuah anak sungai Kali malang tepatnya di Kampung Rawapalangan Desa Telaga Murni, sekumpulan anak muda terlihat wara wiri sibuk dengan mobil kijang minibus butut menurunkan bibit pohon, cangkul, linggis, rubber boat, dayung, life guard seta peralatan water resque lainnya.

Saat dikonfirmasi, rupanya mereka yang tergabung dalam Bambu Foundation Save Kali Cikarang sedang mengadakan giat dalan rangka menyambut Hari Air se-Dunia atau World Water Day yang jatuh pada setiap tanggal 22 maret.

Tak lama kemudian, mulai berdatangan anggota TNI dari Koramil setempat, anggota Polsek, Pejabat Dinas Kehutanan Pemprov Jabar, UPTD Wilayah 3 Kab. Bekasi bidang pengelolaan sampah, Ketua RT/RW setempat, Karang taruna Desa Tenaga Murni.

Apel di siang bolong pun digelar dengan apa adanya. Tak ada michrophone dengan sound system terdengar apalagi tenda. “Air Sungai Bersih Untuk Rakyat” adalah tema yang diusung dalam memperingati hari air sedunia tersebut.

Bacaan Lainnya

IMG-20220323-WA0018

Setelah apel selesai, lanjut dengan membersihkan bantaran sungai sambil membersihkan sampah plastik. Di waktu yang sama, cangkulpun mulai diayunkan agar 200 pohon yang kami bawa tanam sempurna, agar kelak dapat menahan laju sendimentasi dan sebagai pasokan oksigen, peneduh dan fungsi estetika. Di akhir giat, perahu karet diturunkan dan digunakan sebagai penampungan sementara sampah plastik yang menyumpal di atas permukaan guna memastikan pasokan debit airnya lancar.

Dalam giat menyambut hari air se-dunia, Bambu Foundation ingin menyampaikan pesan bahwa keberlangsungan hidup kita terletak pada air bersih yang ada di sungai, karena cadangan air tanah mempunyai trend semakin menipis akibat eksploitasi besar besaran dari laju Industrialisasi itu sendiri. sedangkan sungai sebagai cadangan air dalam kebutuhan hidup warga banyak tercemar limbah industri dan Das nya yang semakin kritis.

Penulis adalah Ketua Harian #savekalicikarang dan Direktur Kajian Strategis #bambufoundation





Pos terkait