OPINI

Jacob Ereste | Misteri Kematian Si Tukang Kritik

Tukang kritik itu akhirnya mati, tak jelas karena opini yang merebak penyebabnya karena bunuh diri. Sebagian orang memang percaya, tapi sebagian yang lain sangsi, tidak yakin ia mati karena bunuh diri. Karena banyak yang mengenal tabi’at si tukang kritik ini sangat tangguh dan kukuh percaya bahwa bunuh diri itu adalah dosa, sebab dalam keyakinan agama yang dia anut meyakini bahwa jasad manusia yang bunuh diri

OPINI

6 Buah Buku, 66 Tahun Bambang Isti Nugroho Seperti Energi Pembangkit Etos Perlawanan yang Enggan Menyerah ¦ Jacob Ereste

Penyair, aktivis pergerakan Bambang Isti Nugroho tak hanya mampu mengurai ekspresi dan pikiran kepenyairannya sebagai aktivis pergerakan tapi juga mampu menulis sejumlah buku sekaligus melaunching karya tulisnya itu dalam wujud 6 buah buku, dan dalam usia 66 tahun, ia memiliki daya magnit untuk mengumpulkan sejumlah seniman dan aktivis pergerakan dalam siluet reuni yang sangat langka terjadi yang dibalut dalam satu tema “Persahabatan Demokrasi Tanpa Henti”.

OPINI

Mengurai Erosi Keadilan Sosial

Oleh: E. T. Hadi Saputra, Pakar Konstitusi dan Pengamat Kebijakan Publik Pajak sejatinya diciptakan untuk memeratakan keadilan—mengambil lebih dari yang mampu demi menyokong mereka yang lemah. Namun, praktiknya hari ini justru menunjukkan arah yang berlawanan. Sistem perpajakan perlahan berubah menjadi mesin pemeras rakyat kecil dan pelaku usaha lokal, sementara kelompok elit dan korporasi besar dengan leluasa memanfaatkan celah hukum untuk mengamankan aset mereka di wilayah

OPINI

ET Hadi Saputra I Erosi Keadilan Sosial: Berburu di Kebun Binatang, Memelihara Tikus Berdasi!

Keadilan sosial kita sudah mampet dan mati suri! Pajak yang kodratnya jadi alat pemerataan ekonomi, sekarang malah disulap jadi mesin pemeras otomatis buat warga biasa. Kita—rakyat jelata yang asetnya mentok di jemuran rumah—dipaksa taat asas, sementara kaum elit dan korporasi raksasa asing dibiarkan asyik berdansa memanfaatkan celah hukum dan yurisdiksi tax haven. Mereka yang kenyang, kita yang disuruh cuci piring! Ketika kas negara bolong akibat

OPINI

Jacob Ereste: Dinasti Politik dan Dinasti Kekuasaan Ancaman Bagi Bangsa dan Negara Indonesia

Jalan pintas politik dalam budaya dinasti jelas untuk jangka pendek, sementara untuk jangka panjang bisa diluruskan kemudian agar tidak membuat jalan jadi berliku serta menjadi anyaman untuk masa depan. Sementara kader bagi partai politik sekedar menjadi semacam bonus, boleh ada boleh juga tiada, sebab kader karbitan bisa dikarbit dalam waktu yang cepat dan singkat, seperti munculnya sejumlah figur yang disebut “putra putri mahkota” dari internal

OPINI

Jacob Ereste: Istilah Londo Ireng yang Populer di Kampung Kami

Londo Ireng itu istilah dari budaya Jawa untuk mengatakan adanya sosok pribumi yang berwatak Belanda — penjajah, penindas dan birahi untuk menguasai dengan prinsip ingin enak sendiri — tanpa memiliki pertimbangan kemanusiaan. Karena yang penting dirinya bisa selamat, bisa enak meski harus terus menindas dan merampas hak- hak milik orang lain. Dalam pengertian yang lebih gampang dan sederhana, istilah Londo ireng untuk mengatakan adanya sosok

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.