Gelaran Festival Palang Pintu Kemang ke-17 Libatkan Milenial Generasi Ketiga

JAKARTA I INTIP24 News – Festival Palang Pintu Kemang ke-17 kembali digelar di kawasan Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/10/2026).

Festival yang berlangsung hingga Minggu (4/10) itu tidak hanya menampilkan seni adat Palang Pintu khas Betawi. Sejumlah kesenian berupa tarian, silat, musik, lagu, hingga pertunjukan budaya daerah lainnya dalam Gelar Ragam Kesenian Budaya Nusantara

Antusiasme warga sangat tinggi dan menikmati gelaran yang disajikan. Mereka mulai memadati kawasan festival sejak pagi untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni budaya sekaligus berbelanja di deretan stan UMKM.

Dari pantauan awak media INTIP24 News di lokasi, warga mulai berdatangan sekitar pukul 08.00 WIB, meski rangkaian acara pembukaan baru dimulai sekitar pukul 10.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Penanggung Jawab Festival Palang Pintu, H. Edy Mulyadi, mengatakan penyelenggaraan tahun ini melibatkan lebih banyak generasi milenial atau Gen Z dalam pengelolaan acara.

Screenshot_20261003_232912-1-375x250 Gelaran Festival Palang Pintu Kemang ke-17 Libatkan Milenial Generasi Ketiga

“Kami libatkan lebih banyak milenial atau Gen Z dalam pengelolaan. Mereka adalah generasi ketiga dari sejarah pelaksanaan festival ini,” tutur H. Edy.

Menurut H. Edy, hal itu dilakukan dalam rangka melestarikan nilai budaya Betawi khususnya dan budaya Nusantara kepada generasi muda.

Selain pertunjukan budaya, Festival Palang Pintu ke-17 juga melibatkan sekitar 250 pelaku UMKM. Stan yang tersedia menjajakan berbagai makanan, pakaian, dan produk kreatif masyarakat.

Screenshot_20261003_233019-375x250 Gelaran Festival Palang Pintu Kemang ke-17 Libatkan Milenial Generasi Ketiga

Edy mengatakan UMKM dilibatkan sebagai bagian dari upaya agar festival budaya juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Pelaku UMKM kita berdayakan semua. Makanya kita hari ini beda, ada khusus makanan-makanan, kreatif-kreatif sendiri,” jelas dia.

Sementara itu, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin, mengatakan Pemkot Jakarta Selatan mendukung pelaksanaan Festival Palang Pintu yang telah memasuki penyelenggaraan ke-17 tersebut.

Screenshot_20261003_233053-375x250 Gelaran Festival Palang Pintu Kemang ke-17 Libatkan Milenial Generasi Ketiga

Menurutnya, festival budaya seperti ini dapat menjadi ruang untuk menjaga budaya Betawi sekaligus mendorong aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

“Penyelenggaraan festival yang telah menginjak tahun ke-17 ini membuktikan bahwa budaya Betawi bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kebudayaan yang terus hidup dan berkembang bersama masyarakat Jakarta,” ujarnya saat membuka acara yang digelar tiap tahun itu.

Menurutnya, penyelenggaraan Festival Palang Pintu tahun ini semakin istimewa karena turut menghadirkan beragam kesenian budaya Nusantara.

Kehadiran berbagai kesenian dari sejumlah suku dan latar belakang di Jakarta menunjukkan bahwa keberagaman bukanlah pemecah, melainkan kekayaan yang memperkuat persatuan.

Screenshot_20261003_214238-375x250 Gelaran Festival Palang Pintu Kemang ke-17 Libatkan Milenial Generasi Ketiga

“Saya juga berharap, dengan konsep ‘budaya tumbuh, masyarakat bergerak, ekonomi lokal semakin kuat’, penyelenggaraan acara ini dapat terus masuk ke dalam rangkaian agenda resmi Provinsi DKI Jakarta ke depannya dan membuat Jakarta Selatan semakin maju lagi,” jelasnya.

Sebagai informasi, nama festival Palang Pintu ini diambil dari budaya Betawi dalam acara penyambutan yang sakral. Di dalamnya terdiri dari berbalas pantun, pencak silat hingga pembacaan ayat suci Al-Qur’an atau disebut juga sike.

Pembacaan sike ini biasanya dilakukan di akhir prosesi Palang Pintu, usai jawara dari pihak mempelai pria berhasil mengalahkan jawara dari pihak mempelai wanita dan kedua pihak saling bertukar pantun.

Sike menjadi simbol religiusitas masyarakat Betawi, yang menandakan bahwa selain tangguh dalam ilmu bela diri (silat) dan mahir berkomunikasi (pantun), calon pengantin juga harus memiliki landasan agama yang kuat.

img Gelaran Festival Palang Pintu Kemang ke-17 Libatkan Milenial Generasi Ketiga

Pos terkait