500 Tahun Kabupaten Serang, Saatnya Sejarah Menjadi Masa Depan

Oleh: Wahyudin Syafei

Praktisi Media dan Direktur Eksekutif Banten Barometer

Serang, Intip24News.com – Peringatan Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang bukan sekadar seremoni memperingati perjalanan panjang sebuah daerah. Lima abad adalah momentum untuk melihat kembali sejarah, mengevaluasi kondisi hari ini, sekaligus menentukan arah Kabupaten Serang di masa depan.


Pemerintah Kabupaten Serang menetapkan 8 Oktober 1526 sebagai Hari Jadi Kabupaten Serang. Penetapan tersebut berkaitan dengan berdirinya pemerintahan Kesultanan Banten pada masa Maulana Hasanuddin dan kemudian diperkuat melalui Peraturan Daerah Kabupaten Tingkat II Serang Nomor 17 Tahun 1985.

Bacaan Lainnya


Sejarah Kabupaten Serang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan panjang Banten. Kawasan ini pernah menjadi bagian penting dari pusat kekuasaan, perdagangan dan perkembangan Islam di Kesultanan Banten. Peninggalan seperti kawasan Banten Lama dan Keraton Surosowan menjadi bukti bahwa wilayah Serang memiliki warisan sejarah yang sangat besar.


Namun, 500 tahun sejarah seharusnya tidak hanya menghasilkan kebanggaan terhadap masa lalu. Sejarah harus menjadi energi untuk membangun masa depan.
Kabupaten Serang saat ini berkembang sebagai salah satu wilayah strategis di Provinsi Banten, dengan kawasan industri, pertanian, perikanan, perdagangan dan potensi pariwisata.

Tetapi di balik perkembangan tersebut masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah.
Kualitas pendidikan dan sumber daya manusia, kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, pemerataan pembangunan desa, infrastruktur, sanitasi, pengelolaan lingkungan, persoalan pertambangan serta perlindungan lahan pertanian masih membutuhkan perhatian serius.


Pertumbuhan kawasan industri juga harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Serang. Jangan sampai industri berkembang pesat, tetapi tenaga kerja lokal justru tertinggal karena keterampilan yang tidak sesuai kebutuhan dunia usaha.


Demikian pula pembangunan infrastruktur harus dirasakan hingga pelosok desa. Kabupaten Serang tidak boleh hanya maju di kawasan industri dan perkotaan, sementara desa-desa tertinggal dalam kualitas pelayanan dasar dan ekonomi masyarakat.
Pembangunan harus menghadirkan keadilan.


Petani harus semakin sejahtera, nelayan semakin kuat, UMKM semakin berkembang, anak-anak desa mendapatkan pendidikan berkualitas, dan generasi muda memiliki kesempatan memperoleh pekerjaan yang layak.


Di sisi lain, industrialisasi dan pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan. Sungai, kawasan resapan, lahan pertanian, pesisir dan ruang hidup masyarakat harus menjadi bagian dari pertimbangan utama setiap kebijakan pembangunan.


Warisan sejarah juga harus mendapatkan perhatian. Situs-situs bersejarah bukan sekadar benda masa lalu, tetapi dapat menjadi sumber pendidikan, kebudayaan sekaligus kekuatan ekonomi melalui pariwisata sejarah.


Memasuki usia 500 tahun, Kabupaten Serang membutuhkan keberanian untuk melakukan evaluasi. Ukuran keberhasilan pembangunan jangan hanya dilihat dari banyaknya proyek atau tingginya investasi, tetapi dari seberapa besar kesejahteraan masyarakat meningkat.


Lima abad pertama telah menjadi sejarah.
Kini saatnya mempersiapkan lima abad berikutnya dengan pendidikan yang lebih baik, ekonomi yang kuat, pemerintahan yang bersih, lingkungan yang terjaga, desa yang maju serta masyarakat yang sejahtera.


Selamat Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang.
Semoga momentum lima abad bukan hanya menjadi perayaan usia, tetapi menjadi titik awal untuk melahirkan Kabupaten Serang yang semakin maju, adil, mandiri dan bermartabat.

Serang, 7 Oktober 2026

img 500 Tahun Kabupaten Serang, Saatnya Sejarah Menjadi Masa Depan

Pos terkait