Surakarta, intip24news.com – Sebanyak 200 siswa dan 15 guru pendamping dari SMP Negeri 1 Girimarto, Wonogiri, melaksanakan kegiatan kunjungan luar kelas (outing class) ke Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta pada Kamis (5/11/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas cakrawala, kreativitas, serta pemahaman langsung para siswa mengenai dunia seni dan budaya di lingkungan akademik.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Girimarto, Supriyadi, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam memberikan pengalaman belajar yang nyata dan aplikatif di luar ruang kelas konvensional.
“Kami ingin para siswa tidak hanya belajar teori seni di sekolah, tetapi juga merasakan langsung atmosfer kreatif di kampus seni seperti ISI Surakarta. Melalui pementasan, praktik bersama, serta workshop edukasi seni tari klasik dan modern yang diikuti hari ini, kami berharap kreativitas serta bakat seni anak-anak dapat semakin terasah dengan baik,” ujar Supriyadi.
Dalam kunjungan ini, para siswa berkesempatan menyaksikan pementasan sekaligus belajar langsung Tari Jatayu dan Tari Stomp. Sesi edukasi yang interaktif ini dibimbing langsung oleh para dosen ahli ISI Surakarta, yaitu Eko Supendi, S.Kar., M.Sn., Mauritius Tamdaru Kusumo, S.Sn., M.Sn., dan Aminudin, M.Sn. Melalui bimbingan para dosen tersebut, siswa diajak mengeksplorasi keindahan gerakan tradisional pada Tari Jatayu serta dinamika ritme modern pada Tari Stomp.
Rombongan dari Wonogiri tersebut diterima langsung oleh perwakilan Tim Hubungan Masyarakat (Humas) ISI Surakarta. Selain mengikuti rangkaian edukasi tari, para siswa juga mendapatkan pembekalan dan pengenalan mengenai lingkungan kampus serta berbagai program studi yang ada di ISI Surakarta.
Perwakilan Tim Humas ISI Surakarta, Anhar Widodo, S.Sos., menyambut baik kunjungan edukatif ini dan berharap kegiatan ini dapat menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai serta melestarikan seni budaya.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme yang ditunjukkan oleh seluruh siswa dan guru dari SMPN 1 Girimarto. Dalam kunjungan ini, kami memperkenalkan berbagai program studi unggulan yang ada di ISI Surakarta, baik di bidang seni pertunjukan maupun seni rupa dan desain. Kami berharap pengenalan program studi sejak dini ini dapat membuka wawasan mereka bahwa ruang lingkup pembelajaran seni sangat luas dan memiliki masa depan yang cerah di industri kreatif,” ungkap Anhar Widodo.
Kegiatan outing class ini diakhiri dengan sesi praktik tari bersama yang diikuti dengan antusias oleh para siswa, dilanjutkan dengan foto bersama sebagai simbol jalinan silaturahmi antar-institusi. (Red Pri)










































