Terkait hal ini, pemerintah terus berupaya mengentaskan kemiskinan ekstrem yang menjadi salah satu penyebab stunting dengan menargetkan jadi nol persen di tahun 2024.
Muhadjir melanjutkan tantangan lain yang dihadapi berupa masih banyak penyakit sosial yang kian marak dan harus diwaspadai. Misalnya, seperti penggunaan narkoba hingga adanya pikiran sesat yang berujung ekstrem seperti aksi terorisme.
Ketiga masalah itu dinilai menjadi tantangan besar yang harus dihadapi guna mewujudkan Indonesia maju.
Dengan demikian, Muhadjir meminta peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 Tahun 2023 yang puncak acaranya akan digelar di Banyuasin, Sumatera Selatan, tanggal 6 Juli itu, bisa dijadikan momentum semua pihak untuk terus memperkuat kerja samanya dalam menciptakan keluarga berkualitas dan bahagia, serta bebas stunting.
“Pemerintah memiliki perhatian yang sangat serius dalam kaitannya dengan pembangunan keluarga. Kenapa keluarga ini penting? Karena keluarga ini unit terkecil dari sebuah negara. Kalau keluarganya baik, bahagia, maka negara itu secara teoritik juga akan bahagia,” katanya.
Sumber: Antara
















































