Kota Bekasi, intip24news.com – Sebanyak 74 penumpang kereta yang terluka akibat insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, 59 korban dirawat di RSUD Kota Bekasi, 12 di RS Primaya Bekasi Timur dan tiga di RS Bella Bekasi Timur. Adapun korban meninggal dilaporkan empat orang.
Adapun beberapa korban dilaporkan masih terjebak di gerbong KRL dan masih proses evakuasi hingga Selasa dini hari.
“Prioritas utama kami malam ini adalah keselamatan dan penanganan korban. Semua harus tertangani cepat dan tepat,” ujar Wali Kota di lokasi.
Wali Kota memastikan Pemerintah Kota Bekasi telah mengerahkan seluruh sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan darurat, termasuk dukungan tenaga kesehatan, fasilitas ambulans, hingga koordinasi rujukan rumah sakit.
“Kami tidak ingin ada korban yang terlambat tertangani. Semua rumah sakit di sekitar lokasi sudah kami siagakan untuk menerima korban,” tegasnya.
Vice President Corporate Communications KAI, Anne Purba menyampaikan pihaknya menyiagakan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur dan contact center dengan nomor 121.
“Ini kami juga menyiapkan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur supaya keluarga dapat menghubungi kami juga, baik melalui contact center 121 ataupun melalui info posko di Stasiun Bekasi Timur,” jelas dia.


























































