SURAKARTA|INTIP24News.com – Monica Subastia resmi menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030.
Ia ditetapkan tim formatur melalui musyawarah mufakat dalam rangkaian Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026) dini hari.
Penetapan Monica menjadi puncak proses pemilihan pimpinan pusat organisasi perempuan muda Muhammadiyah tersebut. Keputusan tim formatur kemudian diumumkan kepada peserta muktamar oleh Ketua Panitia Pemilihan (Panlih), Ni’matul Azizah, sekitar pukul 09.45 WIB.
Sebanyak 13 anggota tim formatur yang terpilih dalam muktamar terlibat dalam proses penentuan Ketua Umum PPNA. Musyawarah akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk memberikan amanah kepemimpinan kepada Monica Subastia.
Ni’matul menegaskan, keputusan tersebut telah melalui mekanisme organisasi yang berlaku.
“Berdasarkan hasil sidang formatur yang dilaksanakan secara musyawarah mufakat, tim formatur telah memilih dan menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah periode 2026–2030. Dengan ditetapkannya ketua umum tersebut, proses pemilihan ketua umum oleh tim formatur telah dilaksanakan sesuai ketentuan organisasi,” ujar Ni’matul saat membacakan berita acara di hadapan peserta muktamar.
Monica bukan nama baru dalam bursa kepemimpinan PPNA. Sebelum ditetapkan sebagai ketua umum, ia mencatat perolehan suara tertinggi dalam pemilihan Muktamar ke-15 dengan 725 suara.
Rekam jejak politik-organisasinya juga terlihat sejak proses Tanwir Nasyiatul Aisyiyah. Monica masuk dalam 39 calon tetap PPNA yang ditetapkan melalui Sidang Pleno III Tanwir pada Kamis (6/8/2026) malam.
Dalam pemilihan tersebut, ia memperoleh 174 suara.Setelah penetapan, Monica bersama anggota tim formatur tampil di hadapan peserta Muktamar ke-15.
Momentum tersebut sekaligus menjadi perkenalan resmi jajaran yang akan mengemban kepemimpinan PPNA selama empat tahun ke depan.Di hadapan para kader, Monica menyampaikan pesan singkat mengenai arah gerakan Nasyiatul Aisyiyah. Ia mengajak seluruh elemen organisasi menjadikan gerakan Nasyiatul Aisyiyah lebih luas dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
“Harapan untuk Nasyiatul Aisyiyah ke depan, mari kita bawa obor ini untuk menyala tidak hanya di atas, tapi menerangi seluruh jagad Indonesia,” kata Monica.
Monica menggantikan Ariati Dina Puspitasari yang memimpin PPNA pada periode 2022–2026. Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus membuka babak baru bagi organisasi dalam menghadapi tantangan empat tahun mendatang.
Sebelum dipercaya memimpin PPNA, Monica menjabat Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah periode 2022–2026. Perempuan berusia 30 tahun itu juga mendirikan Komunitas Ruang Belajar Perempuan.
Monica yang tinggal di Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki perhatian pada isu pemberdayaan komunitas, penelitian, dan pendidikan. Ia selama ini beraktivitas sebagai pekerja lepas di bidang tersebut.
Dengan terpilihnya Monica, perhatian kini tertuju pada agenda kepemimpinan PPNA 2026–2030 dan bagaimana ia menerjemahkan mandat muktamar ke dalam program kerja organisasi, terutama dalam memperkuat peran perempuan muda serta memperluas kontribusi Nasyiatul Aisyiyah di tengah masyarakat.
( Red- Tagar.co )














































