Tangerang, 11 April 2026 — Polsek Karawaci menggelar apel kesiapan dalam rangka simulasi pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah hukumnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan aparat serta membangun kolaborasi aktif dengan masyarakat.
Apel tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel kepolisian, pengemudi ojek online yang tergabung dalam Ojol Kamtibmas, hingga Pokdar Karawaci.
Keterlibatan lintas elemen ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam amanatnya, Kapolsek Karawaci, kompol Kresna Ajie Perkasa, menekankan pentingnya soliditas, koordinasi, dan komunikasi efektif di lapangan.
Ia menggarisbawahi bahwa pendekatan persuasif dan humanis harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi dinamika aksi massa.
“Penanganan aksi unjuk rasa harus dilakukan secara profesional, terukur, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” tegasnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi taktis penanganan aksi demonstrasi. Berbagai skenario diperagakan secara komprehensif, mulai dari penyampaian aspirasi secara damai hingga potensi eskalasi situasi yang membutuhkan langkah pengendalian lebih lanjut.
Peran aktif Ojol Kamtibmas dan Pokdar Karawaci terlihat signifikan, khususnya dalam membantu pemantauan situasi lingkungan serta penyampaian informasi faktual dari lapangan. Kehadiran mereka menjadi penguat sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin solid antara kepolisian dan elemen masyarakat. Sinergitas tersebut menjadi kunci dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif di wilayah Karawaci.
Mustakim


















































