Prabowo Ungkap Krisis sebagai Anugerah Terselubung (blessing in disguise)

JAKARTA | INTIP24 News – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan peran strategis Danantara dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, utamanya di tengah situasi global yang diwarnai berbagai krisis. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia yang digelar di Wisma Danantara, pada Rabu, 11 Maret 2026.

“Saudara-saudara ini semakin mendesak, karena kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian, terjadi di mana-mana, krisis. Tapi saudara-saudara, krisis selalu menghasilkan peluang, krisis adalah ujian, krisis adalah batu loncatan. Yang kuat akan selamat, yang tidak kuat akan terus menderita. Ini pelajaran sejarah,”ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara optimistis bahwa Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang besar mampu menghadapi tantangan global.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menilai hal tersebut merupakan kekuatan dalam menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi nasional.

Bacaan Lainnya

“Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa, dan kita mampu keluar dari krisis ini. Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat. Krisis ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise,” jelasnya

Prabowo memaparkan, krisis selalu menghasilkan peluang. Di satu sisi, krisis adalah ujian. Namun di sisi lain, krisis menurutnya adalah batu loncatan. “Yang kuat akan selamat, yang tidak kuat akan terus menderita. Ini pelajaran sejarah,” tutur dia.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mempercayai bahwa bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa dan mampu keluar dari krisis. Dia berujar, krisis memacu Indonesia untuk mempercepat swasembada pangan maupun swasembada energi.

Prabowo mengklaim, rencana swasembada pangan Indonesia sudah tercapai sebagian. Salah satunya adalah Indonesia diklaim mampu memenuhi kebutuhan beras dalam negeri tanpa perlu impor.

Sementara itu, swasembada energi ditargetkan bisa dicapai dalam empat tahun ke depan. Prabowo mengatakan bakal menggodok elektrifikasi wilayah Indonesia.

Ia pun menegaskan krisis dunia memaksa Indonesia untuk melakukan akselerasi. Dia berujar, Indonesia memiliki banyak alternatif. Makanya, dia meyakini Indonesia bisa mengatasi masalah-masalah yang ada.

“Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak. Kita punya nanti singkong yang cukup. Kita bisa dapat BBM dari jagung, dari tebu. Saudara-saudara, kita punya geothermal yang sangat besar, kalau tidak salah kedua cadangan terbesar di dunia, yang belum dieksploitasi sepenuhnya,” ucapnya.





Pos terkait