Presiden Mesir Abdel Fatah As-Sisi Memenangkan Masa Jabatan Ketiga kalinya

Kairo telah menyatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan eksodus warga Gaza melintasi perbatasan.

Populasi daerah kantong tersebut jauh melebihi jumlah penduduk di Semenanjung Sinai, Mesir, yang diduduki oleh Israel antara tahun 1967 hingga 1982.

Dalam pidatonya setelah pengumuman kemenangannya pada hari Senin. Sisi menggambarkan konflik Israel-Hamas sebagai tantangan utama Mesir

“Rakyat Mesir berbaris untuk memilih bukan hanya untuk memilih presiden untuk masa jabatan berikutnya, tapi juga untuk menyatakan penolakan mereka terhadap perang yang tidak manusiawi ini kepada seluruh dunia,” kata Sisi.

Bacaan Lainnya

Mesir, yang sudah menjadi pemegang saham BRICS New Development Bank, akan bergabung dengan lima negara anggota pendiri BRICS pada bulan Januari, bersama dengan UEA, Arab Saudi, Ethiopia, Argentina, dan Iran.

Mesir saat ini merupakan mitra dagang utama Rusia di Afrika dalam hal omset perdagangan, menyumbang 26,9% ($4,8 miliar) dari total perdagangan antara Moskow dan benua tersebut pada tahun 2021.

Pada hari Senin, Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada Sisi atas kemenangannya dalam pemilu, dan menggambarkannya sebagai bukti “penghargaan masyarakat” atas kontribusinya dalam menyelesaikan “masalah utama sosial, ekonomi, dan kebijakan luar negeri yang dihadapi Mesir.”

“Saya ingin menegaskan kembali kesiapan saya untuk melanjutkan kerja sama konstruktif yang bertujuan untuk lebih meningkatkan seluruh hubungan bilateral, serta kerja sama dalam urusan internasional, khususnya dalam kelompok BRICS,” kata Putin dalam sebuah pernyataan di media lokal.





Pos terkait