Ukraina Harus Putuskan Mengakhiri Konflik Jika Tak Ingin Negaranya Kian Hancur

INTIP24NEWS.COM – Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan pada hari Kamis, Ukraina harus melakukan yang terbaik untuk mengakhiri konflik dengan Rusia, Kegagalan untuk melakukannya akan menyebabkan kehancuran total negara tersebut.

Hal itu dikatakan Lukashenko mengomentari permusuhan di negara tetangganya, pemimpin Belarusia itu menegaskan bahwa “semuanya ada di tangan Ukraina sekarang.”

“Jika mereka [Kiev] tidak ingin orang mati, dan mati dalam jumlah besar… Sulit, tetapi [konflik] harus dihentikan, karena kehancuran total Ukraina akan menyusul,” katanya, berbicara di sela-sela dari KTT Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) di Armenia.

Lukashenko menambahkan bahwa bukan hanya “hilangnya status kenegaraan yang dipertaruhkan untuk Ukraina, tetapi keberadaannya sendiri.

Bacaan Lainnya

Dia mengklaim bahwa rakyat Ukraina, yang menanggung beban konflik, pada akhirnya akan memaksa Presiden Vladimir Zelensky melakukan hubungan diplomatik.

“Dalam satu atau dua tahun, orang-orang akan menuduhnya: ‘Apa yang kamu lakukan untuk memulai perang ini?’

Menurut Lukashenko, situasi tersebut akan “menekan kepemimpinan Ukraina – jika masuk akal – untuk duduk di meja perundingan.”

Setelah Rusia melancarkan operasi militernya menyerang Ukraina pada akhir Februari lalu, Belarus menjadi tuan rumah beberapa putaran pembicaraan antara Moskow dan Kiev.

Namun, upaya diplomatik ini gagal membuahkan hasil.

Pada bulan Oktober, presiden Belarusia mengklaim bahwa meskipun Minsk ikut serta dalam operasi militer Rusia, perannya terbatas.

Dia mengatakan bahwa negaranya hanya mencegah konflik menyebar ke wilayahnya sambil memastikan bahwa “tidak ada yang akan menembak orang Rusia dari belakang dari wilayah Belarus.”

Pada akhir September, dia juga mengklaim bahwa konflik dapat berakhir “hanya dalam beberapa hari” jika kekuatan Barat mendukung penyelesaian damai.

Pernyataan ini sampai batas tertentu digaungkan juga oleh Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, yang mengatakan pekan lalu bahwa partisipasi negara-negara Barat dalam dialog dapat menjadi “elemen pemandu dan penguat.”

Sementara Moskow telah berulang kali memberi isyarat bahwa mereka terbuka untuk negosiasi, Namun Presiden Zelensky telah menetapkan beberapa syarat.

Itu termasuk “pemulihan integritas wilayah [Ukraina]”, “kompensasi untuk semua kerusakan akibat perang”, dan “hukuman bagi setiap penjahat perang”.

Sumber: RT
Editor: Hasan M





Pos terkait