13 Negara Latihan Militer Bersama ‘Vostok 2022’ di Rusia, China dan India Ambil Bagian

INTIP24NEWS – Latihan militer internasional bersama negara-negara yang beraliansi dengan Rusia berlangsung di Timur Jauh Rusia bernama Primorsky, dengan 13 negara termasuk China dan India ambil bagian di dalamnya.

Kementerian Pertahanan melaporkan upacara pembukaan latihan strategis Vostok 2020 yang digelar tiap tahunnya itu berlangsung pada hari Rabu (31/8).

Tahun ini, Distrik Militer Timur menyambut 13 negara asing yang mengirimkan pasukan dan pengamat militer.

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Yunus-Bek Yevkurov, yang mewakili negara tuan rumah pada upacara tersebut, mengatakan bahwa partisipasi dan skala yang luas dari latihan tersebut menjadikannya latihan ini luar biasa.

Bacaan Lainnya

“Peningkatan peran dan pentingnya pelatihan bersama angkatan bersenjata kita.” ucapnya Yunus Bek.

Pemimpin delegasi lain menekankan dalam pidato mereka bahwa acara tersebut sangat defensif.

Tampilan video dari tempat latihan menunjukkan tentara dari negara-negara yang berpartisipasi berbaris saat band militer bermain.

Dilaporkan negara-negara peserta yang turut ambil bagian antara lain Azerbaijan, Aljazair, Armenia, Belarusia, China, India, Kazakhstan, Kirgistan, Laos, Mongolia, Nikaragua, Suriah, dan Tajikistan.

Sembilan dari mereka mengirim pasukan untuk berpartisipasi dalam bagian manuver latihan.

Gelaran latihan militer ‘Vostok 2022’ mencakup latihan perang untuk perwira staf dan latihan lapangan untuk pasukan, serta pelatihan angkatan laut dan udara.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, lebih dari 50.000 tentara dan perwira dan lebih dari 5.000 peralatan militer berat, termasuk sekitar 140 pesawat dan 60 kapal angkatan laut, akan ambil bagian dalam latihan selama seminggu, yang dimulai pada Kamis.

Sementara itu, pihak Amerika Serikat telah menyatakan keprihatinannya atas digelarnya latihan ‘Vostok 2022’.

AS mengungkapkan keprihatinannya atas kemampuan Moskow untuk membuat negara lain berpartisipasi dalam latihan tersebut.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan Washington memiliki keraguan tentang negara peserta.

“Negara mana pun yang latihan militer dengan Rusia sementara Rusia mengobarkan perang brutal yang tidak beralasan melawan Ukraina.” Kata Karine Jane.

Ketika ditekan, dia menolak untuk mengatakan apakah AS akan membalas para peserta, terutama India, karena telah mengirim pasukannya ke Rusia.

Sumber: RT
Editor: Hasan M





Pos terkait