JAKARTA I INTIP24 News – Kabar gembira bagi driver ojek online (ojol), BPJS Kesehatan kini meluncurkan Program Menabung Demi Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (NADI JKN). Program yang memfasilitasi para pengemudi ojol untuk menabung demi kesehatan diri sendiri dan keluarganya dengan biaya murah sekitar Rp7000/hari.
BPJS Kesehatan kali ini berkolaborasi dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, berupaya meningkatkan keaktifan peserta melalui skema tabungan tersebut, sekaligus memberi bantuan iuran pada para pekerja informal dalam Program NADI JKN.
“Hari ini diawali dengan ojek online ya, jadi ketika mitra telah menyetujui itu akan dipotong sesuai dengan ketentuan yang disepakati, harapan kita sebanyak-banyaknya (pekerja informal dapat terkover). Ini kan mulai dengan mitra ojol ya, mungkin nanti kita akan menyasar nelayan, kemudian yang lain-lain, jadi mengakomodasi seluruh kelompok masyarakat,” kata Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto di Jakarta, Selasa.
Akmal menegaskan terobosan NADI JKN itu merupakan salah satu inovasi penting BPJS Kesehatan agar tingkat kepesertaan dapat terus meningkat aktif.
“Memang hari ini diawali dengan 3.000 mitra yang sudah bergabung dalam program ini, jadi ini sudah diawali dengan cukup baik dengan skema pemotongan yang disesuaikan,” ucap Akmal.
Sementara itu, Chief of Public Affair PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Dyan Shinto Eko Nugroho mengemukakan skema tabungan di NADI JKN oleh mitra ojol bisa dipilih harian, mingguan atau bulanan dengan pembiayaan paling murah Rp7 ribu per hari yang sudah mengkover seluruh anggota keluarga.
“Dia (mitra ojol) diberi pilihan mau harian atau hanya delapan kali, jadi seminggu hanya dua kali. Jadi, kalau teman-teman bertanya kok besar banget Rp17.500 begitu, itu karena milihnya cuma delapan kali menabungnya, tetapi kalau mau menabung tiap hari boleh, kalau dihitung itu Rp7.000 per hari selama 20 hari, sudah mengkover seluruh anggota keluarga, misal bapak, ibu, sama dua anak,” ucap Dian.
Melalui Program NADI JKN, peserta dapat menyisihkan dana secara bertahap sesuai kemampuan melalui mitra yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Program tersebut dikembangkan dalam dua skema layanan, yaitu digital-kolektif dan konvensional-perorangan, sehingga dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat dengan karakteristik yang berbeda.
Pada skema digital-kolektif, peserta mendaftar melalui platform mitra, seperti aplikasi digital dan ekosistem komunitas yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Peserta kemudian menabung secara berkala, misalnya harian atau mingguan, melalui fitur yang disediakan mitra.
Ketika dana yang terkumpul telah mencukupi, mitra akan membayarkan iuran JKN peserta melalui virtual account (akun virtual) yang terhubung dengan sistem BPJS Kesehatan.
BPJS Kesehatan telah melakukan uji coba NADI JKN di lima Kantor Cabang (KC), yakni Jakarta Selatan, Pangkalpinang, Boyolali, Banyuwangi, dan Pare-Pare untuk bekerja sama dengan mitra, seperti koperasi, BUMDes atau lembaga masyarakat.















































