Muktamar XVI Tapak Suci Digelar di Semarang, Ribuan Pendekar dan Kader dari Dalam-Luar Negeri Siap Hadir

SEMARANG|INTIP24News.com — Ribuan pendekar dan kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia hingga sejumlah negara dijadwalkan memadati Kota Semarang, Jawa Tengah.

Organisasi seni bela diri otonom Muhammadiyah tersebut menggelar Muktamar XVI Tapak Suci pada 6–9 Agustus 2026.Dalam agenda lima tahunan tersebut, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan sekaligus tempat berkumpulnya pengurus, kader, dan pendekar Tapak Suci lintas generasi.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci, Afnan Hadikusumo, mengatakan Muktamar XVI tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi momentum strategis untuk melakukan evaluasi sekaligus merumuskan arah baru Tapak Suci dalam menghadapi tantangan zaman.

“Muktamar XVI ini menjadi ruang yang sangat strategis bagi kami untuk berkaca pada capaian sebelumnya, melahirkan kebijakan-kebijakan baru yang inovatif, sekaligus memilih nakhoda baru yang amanah dan visioner untuk masa depan,” ujar Afnan, Kepada Wartawan.

Bacaan Lainnya

Mengusung tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia,” Muktamar XVI diharapkan mampu memperkuat identitas Tapak Suci sekaligus mendorong organisasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketua Panitia Pelaksana Muktamar XVI, Wiwaha Aji Santosa, menegaskan bahwa tema tersebut merupakan komitmen organisasi untuk mempertahankan nilai-nilai tradisi pencak silat dan ajaran Islam, sembari melakukan pembaruan dalam tata kelola organisasi.

“Namanya organisasi besar, kita tidak boleh kaku dan harus adaptif. Akar tradisi pencak silat dan nilai Islam tetap jadi pondasi utama yang tidak akan goyah. Tapi, urusan tata kelola organisasi, kita harus bergerak mandiri dan modern agar Tapak Suci bisa makin melebarkan sayap di panggung dunia,” kata Wiwaha.

Jadi Ajang Pertemuan Pendekar Lintas NegaraMuktamar XVI juga diproyeksikan menjadi salah satu perhelatan terbesar Tapak Suci dengan keterlibatan perwakilan dari berbagai negara.

Organizing Committee (OC) Pimpinan Pusat Tapak Suci, Rony Syaifullah, mengatakan sedikitnya 12 Perwakilan Wilayah Luar Negeri (PWLN) Tapak Suci dijadwalkan hadir langsung dalam Muktamar XVI di Semarang.

“Muktamar ini bakal jadi tempat melepas rindu sekaligus ajang tukar pikiran bagi para pendekar lintas negara. Kami mencatat, perwakilan dari 12 Perwakilan Wilayah Luar Negeri (PWLN) Tapak Suci dijadwalkan hadir langsung ke Semarang,” ungkap Rony.

Menurutnya, kehadiran perwakilan dari berbagai negara menunjukkan semakin luasnya perkembangan Tapak Suci, termasuk dalam pembinaan prestasi pencak silat serta penguatan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

Tak hanya menjadi forum silaturahmi, Muktamar XVI juga akan dimanfaatkan untuk membahas pengembangan pencak silat agar semakin dapat diterima dalam ekosistem global.

“Di forum lintas negara inilah kita juga akan merumuskan standarisasi teknik dan kurikulum pencak silat yang ramah untuk ekosistem global, tanpa sedikit pun menghilangkan identitas asli kita,” tambah Rony.

Selain dihadiri perwakilan luar negeri, Muktamar XVI akan diikuti jajaran struktural Tapak Suci dari berbagai tingkatan di Indonesia, mulai dari Pimpinan Pusat (PP), Pimpinan Wilayah (Pimwil) tingkat provinsi, hingga Pimpinan Daerah (Pimda) di tingkat kabupaten/kota.

Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat langkah Tapak Suci untuk menjadi organisasi pencak silat yang semakin modern, mandiri, berprestasi, dan memiliki kiprah lebih luas di tingkat dunia.

( Red- SM )

Pos terkait