Breaking News: 146 Tewas dalam Kerumunan Massa saat Perayaan Halloween di Seoul

INTIP24NEWS.COM – Sedikitnya 146 orang tewas dan 150 lainnya terluka akibat kepanikan yang terjadi dalam sebuah kerumunan massa saat perayaan Halloween di ibu kota Korea Selatan, Seoul, Sabtu (29/10).

Otoritas pejabat setempat mengungkapkan, banyak dari mereka yang terjebak dalam kerumunan mengalami serangan jantung. Beberapa dari mereka yang terluka berada dalam kondisi serius dan jumlah korban tewas terus bertambah.

Gambar dari tempat kejadian menunjukkan lusinan mayat tergeletak di jalan, sementara rekaman yang diposting di media sosial menunjukkan pertolongan pertama dengan melakukan CPR ketika mereka berusaha menyelamatkan nyawa mereka.

Kepanikan itu berawal ketika kerumunan yang padat saat merayakan hallowen tiba-tiba menyerbu ke sebuah gang dekat Hamilton Hotel, lokasi pesta besar di distrik Itaewon yang populer dengan kehidupan malamnya.

Bacaan Lainnya

Saksi mata mengungkapkan pihak keamanan mengalami kesulitan mengendalikan kerumunan.di mana ratusan orang yang memadati gang sempit dan miring itu tidak bisa bergerak.

Lebih dari 400 orang regu penolong termasuk hampir semua personel yang tersedia di Seoul, dikirim untuk menolong para korban.

Suasana hiruk pikuk ambulans berbaris di jalan-jalan, polisi turun tangan dan pekerja darurat memindahkan yang terluka ke tandu.

Beberapa laporan media lokal mengatakan peristiwa nahas itu terjadi saat kerumunan mulai bergegas ke bar setelah mendengar kedatangan seorang artis terkenal. .

Kamar mayat darurat didirikan di sebuah gedung di sebelah tempat kejadian. Sementara pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab pasti dari bencana tersebut.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol meminta para pejabat untuk memastikan perawatan cepat bagi yang terluka dan untuk meninjau keamanan lokasi perayaan.

Dia juga menginstruksikan kementerian kesehatan untuk segera mengerahkan tim bantuan medis bencana.

Diketahui sekitar 100.000 orang berbondong-bondong ke jalan-jalan Itaewon untuk perayaan Halloween, yang merupakan perayaa terbesar dalam beberapa tahun setelah pelonggaran pembatasan Covid-19.

Sumber: The Independent
Editor: Hasan M





Pos terkait