Dinsos Tangerang Gratiskan Warga Tak Mampu Ikut Pelatihan Tata boga dan Cukur Rambut

Kota Tangerang, intip24news.com – Dinas Sosial Kota Tangerang, Banten membuka peluang bagi masyarakat tidak mampu yang terdaftar dalam DTSEN desil 1 sampai 5 mengikuti pelatihan tata boga secara gratis agar bisa membuka usaha.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Acep Wahyudi di Tangerang, Selasa, mengatakan program ini disediakan agar dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk

”Seluruh proses pelatihan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Ada 100 kuota yang kami sediakan dalam program ini,” kata Acep.

Ia menjelaskan pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 15 Juni 2026. Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti tahapan wawancara pada 24 sampai 29 Juni 2026 sebelum mengikuti pelatihan.

Bacaan Lainnya

Pelatihan akan dilaksanakan dalam dua gelombang yakni pada tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 untuk 50 peserta. Sedangkan gelombang kedua berlangsung pada 14 hingga 16 Juli 2026.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta antara lain memiliki KTP Kota Tangerang, kartu keluarga, terdaftar dalam DTSEN desil 1 sampai 5, memiliki rekening bank aktif, serta berusia minimal 17 tahun.

“Program ini menjadi salah satu upaya Pemkot Tangerang dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga,” tambahnya.

Masyarakat yang berminat dapat segera mendaftarkan diri melalui tautan pendaftaran yang telah disediakan Dinas Sosial Kota Tangerang atau memindai QR Code pada poster informasi kegiatan.

“Pelatihan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan peningkatan keterampilan agar memiliki daya saing dan peluang ekonomi yang lebih baik,” tegasnya.

Sebelumnya Dinsos Kota Tangerang menggelar pelatihan cukur rambut gratis pada 18-20 Mei 2026.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Acep Wahyudi menuturkan,

“Pelatihan cukur rambut merupakan upaya dari Pemkot Tangerang dalam memberdayakan masyarakat prasejahtera agar memiliki keterampilan kerja dan modal kemandirian ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup masing-masing,” ujar Acep Wahyudi.

Ia pun bersyukur atas minat dan partisipasi warga Kota Tangerang.
“Alhamdulillah, kami dalam tiga hari terakhir ini sukses menyelenggarakan pelatihan cukur rambut bagi kalangan masyarakat prasejahtera khususnya para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang dirazia. Jadi, pelatihan ini memang disengaja untuk membekali mereka yang sebelumnya tidak bekerja mampu mempunyai keterampilan yang relevan dengan dunia kerja sekarang,” ujar Acep.

Pemkot Tangerang menggandeng para praktisi cukur rambut profesional untuk membekali peserta pelatihan tidak hanya mengenai keterampilan teknik dasar mencukur rambut melainkan menggunakan alat barber, pelayanan pelanggan, sampai praktik dan magang di workshop barbershop secara langsung.

“Antusias para peserta juga sangat luar biasa, ada sekitar 50 orang peserta, mereka semuanya bahkan mendatangkan model cukur rambutnya sendiri. Ada yang temannya atau pihak panitia juga menyediakan. Hal ini menjadi bukti keseriusan dari para peserta pelatihan ini,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang berharap para peserta pelatihan dapat mempunyai kepercayaan diri untuk mencoba peluang kerja atau membuka usaha mandiri barbershop untuk mencapai kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.

“Saya sangat berkesan mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan ini. Saya yang tidak mempunyai pengalaman apapun dalam mencukur rambut jadi punya keterampilan mencukur rambut. Semoga ilmu dan pengalaman di sini bisa memberikan hasil yang baik seperti mendapatkan pekerjaan dan sebagainya,“ pungkas Dodi, peserta dari Tanah Tinggi, Tangerang.

Diketahui, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang secara rutin menyelenggarakan Pelatihan Cukur Rambut gratis bagi warga prasejahtera untuk memberdayakan dan membuka peluang usaha mandiri. Peserta yang mengikuti program ini mendapatkan bimbingan langsung, fasilitas pelatihan, hingga sertifikat resm

Sasaran Peserta: Warga Kota Tangerang berusia 17 hingga 58 tahun.Fasilitas: Biaya pelatihan dan sertifikat diberikan secara gratis.Informasi Pendaftaran: Biasanya pendaftaran dilakukan secara online.

Pada gelombang sebelumnya, pendaftaran dibuka pada April dan pelaksanaan pelatihan berlangsung di bulan Mei.Informasi resmi seputar program ini dapat dipantau langsung melalui laman Portal Berita Pemerintah Kota Tangerang atau akun resmi Instagram Pemerintah Kota Tangerang.





Pos terkait