HIPPI Jabar Siapkan Pelatihan dan Pendampingan, Dorong UMKM Naik Kelas

Bekasi, intip24news.com – Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jawa Barat menegaskan komitmennya memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk pengusaha lokal di Kota Bekasi.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Business Forum DPD HIPPI Jawa Barat, Senin (28/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Drs. Junaedi, serta Dandim Kota Bekasi yang diwakili.

Dari jajaran organisasi HIPPI, hadir Ketua DPP HIPPI Erik Hidayat, Sekretaris Jenderal DPP HIPPI Dendi Gumilang, Bendahara Umum DPP HIPPI Laja Lapian, dan Ketua OKK DPP HIPPI Agus Yudha Permana.

Bacaan Lainnya

Kehadiran jajaran pemerintah daerah, TNI, serta pimpinan DPP HIPPI tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem usaha dan pemberdayaan UMKM di Jawa Barat, khususnya Kota Bekasi.

HIPPI Siapkan Pelatihan dan Pendampingan UMKM

Ketua HIPPI Jawa Barat dalam keterangannya kepada sejumlah awak media mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan berbagai program untuk mendukung pengembangan UMKM. Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi anggota HIPPI, tetapi juga terbuka bagi pelaku usaha dan masyarakat yang belum bergabung dalam organisasi.

Menurutnya, pelatihan dan pendampingan merupakan kebutuhan penting agar pelaku UMKM memiliki pengetahuan serta kemampuan yang lebih baik dalam mengelola dan mengembangkan usaha.

“Kami di HIPPI akan mengadakan pelatihan untuk UMKM. Kami ingin mendukung para pelaku usaha agar bisa naik kelas, sebagaimana yang disampaikan Pak Sekda. Tentunya, diperlukan bimbingan dan pengetahuan untuk meningkatkan usaha mereka,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki produk. Mereka juga membutuhkan kemampuan dalam manajemen usaha, pemasaran, pengembangan produk, membangun jaringan, hingga meningkatkan daya saing.

Pertumbuhan UMKM Kota Bekasi Masih Menghadapi Tantangan

HIPPI juga menyoroti dinamika perkembangan UMKM di Kota Bekasi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Berdasarkan laporan yang diterima HIPPI, pertumbuhan UMKM di Kota Bekasi belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Bahkan, terdapat indikasi penurunan pada sejumlah sektor.

Namun demikian, Ketua HIPPI menjelaskan bahwa data dan capaian UMKM yang sebelumnya disampaikan Sekretaris Daerah berkaitan dengan kondisi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Sementara perkembangan UMKM di setiap daerah memiliki karakteristik dan dinamika masing-masing.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan HIPPI mendorong penguatan program pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha.

HIPPI Buka Pintu bagi Pengusaha Lokal

Dalam upaya memperluas jaringan sekaligus memperkuat ekosistem usaha, HIPPI Jawa Barat membuka kesempatan bagi para pengusaha lokal untuk bergabung dan berkolaborasi.

Saat ini, HIPPI Jawa Barat memiliki kepengurusan aktif di 27 kabupaten/kota. Jaringan tersebut menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk bertukar pengalaman, membangun koneksi, serta membuka peluang kerja sama bisnis.

“Kami membuka lebar kesempatan bagi pengusaha UMKM di Jawa Barat, termasuk Kota Bekasi, untuk bergabung dengan HIPPI. Kami sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan pengusaha lokal diarahkan pada penguatan kapasitas, produktivitas, serta daya saing produk dalam negeri.

Kuliner hingga Industri Rumahan Punya Potensi Besar

Sektor kuliner menjadi salah satu bidang usaha yang banyak diminati anggota HIPPI Jawa Barat.

Selain kuliner, terdapat pula pelaku usaha di bidang fesyen, makanan ringan, merchandise, hingga industri rumahan yang menghasilkan berbagai produk, termasuk boneka dan kerajinan lainnya.

Khusus Kota Bekasi, HIPPI melihat potensi industri rumahan yang cukup besar. Namun, belum seluruh pelaku usaha tersebut tergabung dalam organisasi.

Padahal, keberadaan produk-produk lokal tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila didukung dengan peningkatan kualitas, pemasaran, jaringan usaha, serta akses terhadap berbagai program pengembangan bisnis.

Karena itu, HIPPI berencana merangkul lebih banyak pelaku usaha lokal agar dapat memperoleh akses pelatihan, pendampingan, jaringan bisnis, dan peluang kolaborasi.

Siapkan Program Desa Binaan hingga Sertifikasi

Selain pelatihan UMKM, HIPPI Jawa Barat juga telah menjalankan program desa binaan.

Ke depan, organisasi tersebut menyiapkan sejumlah program lain, di antaranya pelayanan kesehatan gratis dan fasilitasi sertifikasi bagi pelaku usaha.

Program desa binaan dilaksanakan dalam lingkup Jawa Barat. Sementara Kota Bekasi tidak memiliki wilayah administratif desa, HIPPI membuka peluang mengembangkan konsep pemberdayaan tersebut melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi maupun berbagai pihak terkait.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan program yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Rakerda Jadi Momentum Susun Program Kerja

Rakerda dan Business Forum DPD HIPPI Jawa Barat menjadi momentum untuk merumuskan berbagai program kerja organisasi selama satu tahun ke depan.

Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan program strategis yang memberikan manfaat bagi anggota HIPPI sekaligus masyarakat luas, khususnya para pelaku UMKM.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dan jajaran DPP HIPPI juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi serta sinergi antara organisasi pengusaha dengan pemerintah.

Ketua HIPPI berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat, terutama dengan Pemerintah Kota Bekasi.

“Harapan kami ke depan, HIPPI dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Bekasi, untuk bersama-sama meningkatkan perekonomian dan mendorong UMKM agar semakin berkembang,” tutupnya.

Melalui penguatan pelatihan, pendampingan, jaringan bisnis, fasilitasi sertifikasi, serta kolaborasi dengan pemerintah, HIPPI Jawa Barat berharap semakin banyak pengusaha lokal mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing, dan memperluas pemasaran.

Rakerda HIPPI Jawa Barat pun diharapkan tidak sekadar menjadi forum organisasi, tetapi menjadi ruang untuk melahirkan gagasan dan program nyata bagi kemajuan dunia usaha serta perekonomian masyarakat. (Red)

img HIPPI Jabar Siapkan Pelatihan dan Pendampingan, Dorong UMKM Naik Kelas

Pos terkait