Tangerang, intip24news.com – Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (7/3/2026) malam menyebabkan 13 titik di sembilan kecamatan di Kabupaten Tangerang terendam banjir, Minggu (8/3/2026). Ketinggian air dilaporkan bervariasi mulai 20 sentimeter hingga 1,5 meter.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, banjir tersebar di Kecamatan Kelapa Dua, Tigaraksa, Rajeg, Kronjo, Pasar Kemis, Sepatan, Sepatan Timur, Kresek, dan Sindang Jaya.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan jumlah warga dan kepala keluarga (KK) yang terdampak.
“Berdasarkan data sementara kondisi banjir saat ini, banjir tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Untuk data lengkap, termasuk jumlah KK terdampak menyusul,” ujar Taufik.
Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan mencapai 1,5 meter, sementara di lokasi lain berkisar 0.2 hingga 1 meter.
Ia mengungkapkan bahwa hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tangerang telah berdampak terhadap ratusan rumah warga. Sementara untuk jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak belum sepenuhnya terdata.
Aparatur wilayah hingga petugas BPBD masih melakukan asesmen atau pendataan di lapangan. Taufik menyebut dari lima wilayah kecamatan yang terdampak antara lain Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua.
Kemudian di Kecamatan Tigaraksa yaitu Desa Margasari, Desa Cisereh, Desa Pasir Bolang/Kawasan Olek. Kecamatan Rajeg tepatnya di Perumahan Mutiara Tanjakan Desa Tanjakan, Perumahan Villagio Residence Desa Jambu Karua, dan Perumahan Royal Residence Desa Sukatani.
Selanjutnya di Kecamatan Kronjo yaitu Desa Pasilian. Kecamatan Pasar Kemis yakni Perumahan Villa Tomang di Desa Gelam Jaya. Menurut warga setempat, Sutrisno, banjir terjadi akibat luapan Kali Sabi sejak Sabtu siang.
Sementara itu, banjir juga terjadi di Kota Tangerang. Di Jalan Hasyim Ashari, tepatnya di depan Perumahan Ciledug Indah I, genangan mencapai sekitar 30 sentimeter. Meski jalan telah ditinggikan, luapan Kali Angke masih meluber hingga ke badan jalan.
Di Perumahan Ciledug Indah I dan II, ketinggian air dilaporkan bervariasi antara 30 hingga 100 sentimeter.

Petugas gabungan bersama relawan terus mengintensifkan evakuasi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang.
Fokus evakuasi berada di kawasan Duren Village, Periuk Damai, Komplek Ciledug Indah I, Taman Cibodas, kawasan Alamanda, serta Uwung Jaya.
Petugas menurunkan perahu untuk menjangkau area yang tidak dapat dilalui kendaraan.

Evakuasi diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang sakit.
“Tim di lapangan masih terus melakukan penanganan serta membantu mobilisasi warga yang berada di area banjir cukup tinggi. Evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan warga,” ujar Mahdiar dikutip dari Pemkot Tangerang.

Sebagian warga diarahkan ke lokasi pengungsian yang telah disiapkan atau ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu air surut.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi layanan 112 atau hotline BPBD Kota Tangerang yang siaga 24 jam. (yyt/mus)



















































