JAKARTA | INTIP24 News – PSSI mulai menyeleksi calon pelatih Timnas Indonesia. Tentu tak ingin salah pilih dalam menunjuk pelatih kepala yang baru untuk tim Merah-Putih, PSSI akan melakukan penilaian terhadap lima calon pelatih baru
Meski demikian, anggota Exco PSSI sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji tidak mengungkap lima identitas kandidat pelatih kepala Timnas Indonesia berkaitan dengan privasi dan keterikatan kontrak.
Dari informasi yang diterima, nama-nama seperti Timur Kapadze, Bojan Hodak, Heimir Hallgrimsson, Jesus Casas, hingga Giovanni van Bronckhorst masuk dalam pemberitaan hangat sebagai kandidat membesut Timnas Indonesia.
Timur Kapadze, nama nya mencuat dan dianggap memiliki kans besar melatih Timnas Indonesia. Ia sedang dalam posisi menganggur alias tidak bekerja setelah pengunduran dirinya dari kursi asisten pelatih Timnas Uzbekistan.
Ia memilih mundur setelah kedatangan Fabio Cannavaro sebagai pelatih kepala, meski jasa besar ada di tangan Kapadze yang meloloskan Uzbekistan ke putaran final Piala Dunia 2026.
Kapadze juga dikabarkan baru saja mengunjungi Indonesia. Ia menyambangi Jakarta, bahkan ikut salat Jumat di Masjid Istiqlal, (Jumat (21/11/2025).
Kedatangannya ke Jakarta kali ini adalah untuk menjadi duta pariwisata salah satu perusahaan. Namun mulai banyak pihak yang menyebutnya sebagai sebuah sinyal ia akan menukangi Timnas Indonesia.
Nama lain yang diunggulkan adalah pelatih Persib, yakni Bojan Hodak yang dianggap lebih layak. Hodak dinilai memiliki pengalaman dan paham akan kultur sepak bola di Indonesia.
Ditangani Bojan Hodak, Persib telah meraih 49 kemenangan, 28 hasil imbang, dan hanya 11 kekalahan dalam 88 pertandingan lintas kompetisi. Hodak membawa Persib juara Liga 1 dua musim berturut-turut, yakni 2023/2024 dan 2024/2025.
Pelatih asal Kroasia tersebut bukan sekadar juru taktik yang memiliki pencapaian gemilang di Indonesia. Prestasinya juga membentang di luar negeri.
Dia mampu membawa Phnom Penh Crown juara Liga Kamboja, meraih empat gelar bersama Kelantan FA, dua gelar dengan Johor Darul Ta’zim, dan satu gelar bersama Kuala Lumpur City FC.
“Kalau saya pribadi ya mending Bojan Hodak. Sudah dua musim terakhir di Indonesia dan lihat bagaimana prestasi Persib, juara terus, dan sekarang banyak bicara di level antarklub Asia.
Selain itu, Bojan Hodak juga pernah bekerja untuk PSM Makassar sebagai tim pertama yang dilatihnya dalam karier di sepak bola Indonesia. Ia melatih PSM dalam delapan pertandingan musim 2020/2021.















































