Kegiatan Pembangunan TPT Kampung Bagedor Diduga Dikerjakan Asal Jadi

INTIP24NEWS | BEKASI – Pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintah pusat hingga daerah sedang berjalan disambut positif antusias warga. Namun beberapa pembangunan infrastruktur dikerjakan asal jadi demi meraup keuntungan tanpa mengindahkan spesifikasi dan anggaran yang telah ditentukan.

Salah satunya adalah pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Bagedor Desa Jayasakti Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan temuan informasi pekerjaan yang sedang dilaksanakan, pembangun TPT yang seharusnya dikerjakan dengan kwalitas baik dan sesuai spek RAB (Rencana Anggaran Biaya), tetapi dikerjakan oleh pelaksana/pemborong semaunya sendiri dan tidak mengindahkan peraturan pengelolaan keuangan rakyat yang bersumber dari APBD.

Menurut pantauan media Intip24news.com di lokasi kegiatan pekerjaan pembangunan TPT,Pengawas, Konsultan dan PPTK tidak ada di lokasi kegiatan pembangunan TPT, sehingga oknum kontraktor nakal leluasa mengerjakan pekerjaan TPT Asal-asalan alias asal jadi, Kamis 07/10/21

Bacaan Lainnya

Erwin Mauludin Selaku ketua Forum Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Bawah (FKPMB) Kabupaten Bekasi Berkomentar, “Dari pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah itu adalah uang rakyat, pihak penyelenggara harus bertanggung jawab sesuai undang undang Kontruksi bangunan jadi sangat penting pengawasan sehingga menghasilkan pekerjaan yang baik terjamin mutu kualitasnya.”

“Apabila terjadi pekerjaan tidak sesuai dengan juklak dan juknis, sehingga terdapat temuan secara mendasar pekerjaan tersebut pihak penyelenggara harus bertanggung jawab baik secara hukumnya sesuai dengan undang undang Kontruksi nomor 18 tahun 1999 merupakan kegiatan masyarakat mewujudkan bangunan yang berfungsi sebagai pendukung atau prasarana aktivitas sosial ekonomi kemasyarakatan guna menunjang terwujudnya tujuan pembangunan nasional,”Tutupnya.

( Afif )

Pos terkait