SERANG|INTIP24News.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat kolaborasi dengan Muhammadiyah dalam membangun pendidikan anak dan remaja, di tengah meningkatnya tantangan era digital.
Komitmen itu disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Silaturahmi Idul Fitri Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Banten di Kota Serang pada Minggu ( 19/04/2026 ). Acara tersebut turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto serta Penasehat Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy.
Dalam sambutannya, Andra menegaskan peran strategis Muhammadiyah sebagai mitra pemerintah, khususnya dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keumatan.
“Muhammadiyah merupakan mitra strategis dalam pengembangan pendidikan, kesehatan, serta ekonomi keumatan,” ujarnya.
Namun, Andra juga menyoroti persoalan serius yang kini dihadapi generasi muda, yakni perubahan pola interaksi akibat penggunaan gawai yang kian masif. Ia menekankan perlunya langkah konkret untuk melindungi anak dan remaja dari dampak negatif teknologi, melalui pengawasan penggunaan gadget, pembatasan waktu layar, serta penanaman nilai sejak dini.
“Kebijakan ini akan benar-benar diterapkan dan dirasakan di lapangan,” tegasnya.
Menurutnya, upaya tersebut tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan organisasi keagamaan dan seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita jadikan gerakan ini sebagai bagian dari dakwah berkemajuan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PWM Banten Muhammad Syamsuddin menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemprov Banten.Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membantu pemerintah dalam memperkuat pendidikan karakter generasi muda.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membantu pemerintah,” katanya.
Kehadiran Yandri Susanto dan Muhadjir Effendy dalam acara tersebut dinilai memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan organisasi masyarakat dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda Banten yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
( Red- TLB )




















































