Lemahnya pengawasan, Kegiatan Peningkatan Jalan Lingkungan Gang Makam KH. Halimi Diduga Tak Sesuai RAB

INTIP24NEWS | BEKASI – Setiap Pembangunan infrastruktur yang dianggarkan oleh Pemerintah sudah pasti melalui tahapan-tahapan baik proses dari segi rancangan sampai proses penghitungan anggaran dan hal itu pun dilakukan oleh pihak yang ahli dalam bidangnya.

Seperti halnya dalam segi material yang digunakan dalam sebuah pembangunan infrastruktur, sudah pasti setiap anggaran yang dituangkan dalam Rancangan Anggaran Biaya menggunakan material yang mengacu pada standard mutu.

Tetapi kali ini, diduga tidak terjadi pada pekerjaannya Kegiatan Peningkatan Jalan Lingkungan Makam KH. Halimi yang berlokasi di kampung Cangkring RT 012/003 Desa Jayalaksana kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi, bahan material dalam pekerjaan tersebut diduga tidak menggunakan bahan material yang mengikuti standard.

Pasalnya, kegiatan peningkatan jalan yang saat ini sedang dikerjakan pihak CV. Cahaya Muda diduga menggunakan paving block hasil buatan manual atau masinal, bukan buatan hasil mesin pres.

Bacaan Lainnya

Dalam penjelasan, paving block adalah bahan bangunan yang terdiri dari campuran semen, pasir, air, dan karakteristiknya hampir mendekati mortar.

Sehingga bahan perkerasan paving block mempunyai beberapa keunggulan selain pemeliharaannya mudah,
bila ada kerusakan, perbaikannya tidak memerlukan bahan tambahan yang banyak karena Paving block merupakan bahan yang dapat dipakai kembali meskipun telah mengalami pembongkaran.

Selain itu paving block juga tahan terhadap beban statis, dinamik dan kejut yang tinggi, Cukup fleksibel untuk mengatasi perbedaan penurunan (differential sattlement) dan mempunyai durabilitas yang baik.

Namun, hasil uji mutu atau kualitas Paving block manual atau masinal dengan hasil buatan mesin pres sudahlah pasti berbeda.
Sebab. utu kuat tekan yang dihasilkan oleh industri mesin lebih stabil nilai kuat tekannya
dibandingkan dengan buatan industri manual.

Hal ini pun disampaikan oleh kepala Desa Jayalaksana Irwansyah, dirinya memang sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan peningkatan jalan Gang makam KH. Halimi, karena itu adalah akses menuju makam sesepuh kampung Cangkring dan bukan hanya itu, akses jalan tersebut juga menjadi akses jalan masyarakat setempat. Maka dari itu dia juga meminta, kegiatan peningkatan jalan tersebut dapat dikerjakan dengan baik dengan menggunakan material yang sesuai.

“Terkait pembangunan dimakan ini, saya sangat mendukung, Akan tetapi saya meminta pekerjaan tersebut biar bagus, karena itu adalah akses menuju makam pemuka agama di Jayalaksana yang banyak para pejiarah yang datang,” ucapnya. Sabtu 06/11/2021.

Disisi lain Samsul Rizal Ketua DPK KNPI Cabangbungin terpilih pun mengatakan, Kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi dengan anggaran Rp 192 328 800 00,- itu, sudah hasil hitungan konsultan dan sudah pasti harga material yang tercantum didalam RAB adalah bahan material yang bagus, bukan menggunakan material yang sipat kurang bagus.

“Anggaran yang dibuat dalam setiap kegiatan sudah pasti hasil hitungan tenaga ahli atau sebut saja konsultan, didalam rincian anggaran untuk material, sudah Masri harga bahan mateial bagus” ucap Samsul, Sabtu 06/11/2021.

Menurut dia, kalau bahan materialnya saja kurang bagus bagaimana hasil pekerjaan bisa tahan lama, yang ujung-ujungnya hanya menghabiskan anggaran sia-sia.

“Bagaimana pembangunan bisa tahan lama, kalau memang menggunakan material yang kurang bagus, nanti ujung-ujungnya belum makan waktu lama sudah rusak lagi, jadinya kan hanya membuang anggaran sia-sia,” tutupnya.

( Afif )

Pos terkait