JAKARTA | INTIP24 News – Salah satu negara peserta SEA Games ke-33 Thailand 2025 menarik atlit nya. Kamboja secara mengejutkan mengumumkan penarikan diri dari SEA Games 2025 tersebut yang seharusnya menjadi tuan rumah utama.
Keputusan ini disampaikan oleh Komite Olimpiade Kamboja pada hari Selasa (9/12), yang menyatakan bahwa mereka menarik semua atlet dan ofisial dari ajang olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut.
Sikap tersebut diambi Kamboja karena alasan keamanan. Saat ini, konflik perbatasan antara kedua negara tersebut telah memasuki hari ketiga.
Seperti dikutip dari Reuters, dalam sebuah surat kepada panitia penyelenggara, Komite Olimpiade Nasional Kamboja menyatakan bahwa keputusan itu diambil karena kekhawatiran serius dan permintaan dari keluarga para atlet agar mereka diizinkan pulang.
Pertempuran antara Thailand dan Kamboja pecah pada Senin (8/12/2025), menjadi eskalasi besar kedua tahun ini. Insiden itu menggagalkan gencatan senjata rapuh yang dinegosiasikan pada Juli 2025 oleh Presiden AS Donald Trump.
Keputusan ini memicu kekhawatiran di kalangan Federasi Olahraga Asia Tenggara (SEAGF) dan menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depan SEA Games 2025.
Dalam pernyataan resminya, Komite Olimpiade Kamboja menyatakan, “Setelah pertimbangan matang, kami memutuskan untuk menarik diri dari penyelenggaraan SEA Games 2025 dan menarik semua atlet kami dari kompetisi.” dilansir dari media nasional Kamboja, Khmer Times, yang menyoroti ketidakpastian politik dan masalah pendanaan sebagai faktor utama di balik keputusan tersebut.
Pertempuran antara Thailand dan Kamboja pecah pada Senin (8/12/2025), menjadi eskalasi besar kedua tahun ini. Insiden itu menggagalkan gencatan senjata rapuh yang dinegosiasikan pada Juli 2025 oleh Presiden AS Donald Trump.
Ratusan ribu orang telah mengungsi akibat baku tembak artileri berat dari kedua pihak dan serangan udara oleh jet tempur Thailand. Pejabat mengatakan sedikitnya 14 orang tewas dan 88 lainnya terluka dalam bentrokan pekan ini.
“NOCC harus menarik seluruh delegasi kami dan mengatur kepulangan mereka ke Kamboja secepatnya karena alasan keselamatan,” tulis komite tersebut dalam surat bertanggal 10 Desember yang dirilis pada Rabu, sehari setelah tim menghadiri upacara pembukaan SEA Games di Bangkok.















































