Qatar Imbangi Swiss 1-1, Sempat Diwarnai Keputusan VAR yang Kontroversial

INTIP24 News – Timnas Qatar mampu mengimbangi tim tangguh Swiss dengan membagi skor 1-1 pada laga di Grup B yang digelar di San Francisco Bay Area Stadium, Minggu (14/6/2026) pukul 02.00 WIB.

Swiss unggul lebih dulu lewat tendangan penalti pada menit ke-17 babak pertama. Meski keputusan penalti kontroversial, namun hasil pemeriksaan VAR tetap menunjuk titik penalti.

Momen tersebut terjadi pada menit ke-15 ketika kiper Qatar, Meshaal Abunada, menjatuhkan Remo Freuler di area terlarang.

Wasit langsung menunjuk titik putih, namun keputusan itu tidak serta-merta berlaku karena VAR melakukan pemeriksaan cukup lama terkait kemungkinan offside.

Bacaan Lainnya

Pemeriksaan yang berlangsung beberapa menit membuat pemain kedua tim menunggu dengan penuh.
Setelah VAR akhirnya memberikan lampu hijau, penalti tetap disetujui dan Breel Embolo maju sebagai eksekutor.

Penyerang andalan Swiss itu tidak menyia-nyiakan kesempatan.
Pada menit ke-17, Embolo melepaskan tendangan tenang yang mengecoh Abunada dan membawa Swiss unggul 1-0.

Keputusan tersebut langsung menjadi sorotan karena FIFA tidak segera menampilkan tayangan yang memperjelas proses pemeriksaan offside kepada penonton. Situasi itu memunculkan tanda tanya, terutama karena pengecekan berlangsung cukup lama sebelum penalti akhirnya dipastikan sah.

Sebelum gol Embolo lahir, Qatar sebenarnya sempat memperoleh peluang emas pada menit ketiga. Kesalahan Manuel Akanji hampir berujung petaka bagi Swiss, tetapi Gregor Kobel tampil sigap untuk menggagalkan kesempatan tersebut.

Setelah lolos dari ancaman awal, Swiss mulai mengambil alih permainan. Granit Xhaka menjadi motor serangan dengan distribusi bola yang rapi, sementara Dan Ndoye dan Michel Aebischer berkali-kali merepotkan pertahanan Qatar.

Meski mendominasi penguasaan bola dan terus menekan, Swiss tidak mampu menambah keunggulan hingga jeda. Ndoye memperoleh beberapa peluang menjanjikan, termasuk satu kesempatan terbuka pada menit ke-35, tetapi penyelesaiannya masih jauh dari sasaran.

Di sisi lain, Qatar beberapa kali menunjukkan ancaman melalui Akram Afif dan Edmilson Junior. Menjelang turun minum, Edmilson memanfaatkan umpan Afif untuk melepaskan tembakan berbahaya yang memaksa Kobel melakukan penyelamatan penting.

Abunada juga beberapa kali menebus kesalahannya saat insiden penalti. Kiper Qatar itu melakukan sejumlah penyelamatan krusial untuk menjaga timnya tetap berada dalam pertandingan.

Hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, gol penalti Breel Embolo masih menjadi pembeda. Namun, keputusan VAR yang mendahului gol tersebut tampaknya akan terus menjadi bahan perdebatan setelah Swiss menutup 45 menit pertama dengan keunggulan tipis 1-0 atas Qatar.

Timnas Qatar menutup babak pertama melawan Swiss dengan rasa frustrasi. Bukan hanya karena tertinggal 0-1, tetapi juga karena gol tim Swiss lahir dari sebuah keputusan VAR yang langsung memicu perdebatan.

Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Swiss tetap mendominasi penguasaan bola dan mengontrol ritme pertandingan melalui Granit Xhaka di lini tengah.

Meski berhasil menghasilkan total 22 tembakan sepanjang laga, efektivitas menjadi masalah utama tim berjuluk Nati tersebut.

Embolo hampir mencetak gol kedua pada menit ke-76 saat menerima umpan terobosan Johan Manzambi. Namun, sontekannya hanya melebar tipis dari tiang gawang.

Peluang demi peluang terus terbuang. Situasi itu membuat keunggulan satu gol Swiss tetap rapuh hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan..

Pada menit 90+4, Ahmed El Amin mendapatkan ruang di sisi kiri pertahanan Swiss. Bek kiri Qatar itu kemudian melepaskan umpan silang terukur ke area tiang jauh.

Tim berjuluk The Maroons itu akhirnya berhasil menahan imbang Swiss dengan skor 1-1.

Bagi Swiss, hasil imbang ini tentu menjadi kerugian tersendiri mengingat mereka lebih diunggulkan di atas kertas.

Sementara bagi Qatar, tambahan satu poin krusial ini menjadi modal berharga sekaligus suntikan motivasi yang sangat besar untuk menghadapi laga-laga selanjutnya di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. (BBC/The Guardian/Z-2)

Hasil ini membuat seluruh tim di Grup B mengoleksi satu poin setelah sebelumnya Kanada dan Bosnia-Herzegovina juga bermain imbang 1-1.

Susunan Pemain

Qatar (4-3-3)

Mahmud Abunada; Ayub Al Oui (Ahmed Fathy Abdoulla 60), Pedro Miguel, Boualem Khoukhi, Homam Al Amin; Jassem Gaber (Karim Boudiaf 60), Assim Madibo (Mohamed Al Mannai 78), Issa Laye; Edmilson Junior (Hasan Al Haydos 89), Yussuf Abdurisag (Ahmed Alaaeldin 60), Akram Afif

Pelatih: Julen Lopetegui

Swiss (3-4-3)

Gregor Kobel; Dennis Zakaria, Manuel Akanji, Nico Elvedi; Michel Aebischer (Fabian Rieder 66), Remo Freuler (Ardon Jashari 89), Granit Xhaka, Ricardo Rodriguez (Miro Muheim 89); Dan Ndoye (Johan Manzambi 66), Breel Embolo, Ruben Vargas (Zeki Amdouni 79)

Pelatih: Murat Yakin





Pos terkait