Rektor ISI Surakarta Lepas 532 Wisudawan Lulusan Seni yang Adaptif, Solutif, dan Berakar pada Budaya

SURAKARTA I INTIP24 News – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai salah satu poros utama pendidikan seni di Indonesia melalui penyelenggaraan Wisuda Periode II Tahun 2026, Kamis (15/10/2026).

Acara yang berlangsung khidmat di Pendhapa Ageng Mr. KGPH Joyokusumo, Kampus Kentingan ini menandai momentum pelepasan sebanyak 532 wisudawan dari Program Sarjana, Sarjana Terapan, Magister, dan Doktor. Dengan bertambahnya lulusan baru tersebut, total alumni ISI Surakarta yang tercatat sejak masa Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) kini resmi menembus 10.025 orang.

Rektor ISI Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala, S.Sos., M.Sn., dalam laporan kelulusannya memaparkan sebaran wisudawan yang mencakup berbagai program studi inovatif, mulai dari Seni Karawitan, Desain Komunikasi Visual (DKV), hingga program langka seperti Sarjana Terapan Senjata Tradisional Keris. Menariknya, wisuda periode ini juga turut meluluskan 6 mahasiswa dari Program Studi di Luar Domisili (PDD) embrio Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Sulawesi Selatan.

Prestasi akademik yang ditunjukkan para wisudawan pada periode ini juga tergolong luar biasa. Tercatat sebanyak 203 wisudawan berhasil meraih predikat Cumlaude. Rata-rata IPK di setiap jenjang pun sangat bersaing, dengan pencapaian tertinggi diraih oleh William Setiawan (Sarjana DKV) dan Arif Nur Setiawan (Magister Seni) yang sama-sama membukukan IPK sempurna 3,97.

Bacaan Lainnya

Dalam pidato dan pesan resminya, Rektor menegaskan bahwa para lulusan ISI Surakarta bukan sekadar sarjana seni biasa, melainkan agent of change (agen perubahan) di tengah tantangan zaman, mulai dari disrupsi teknologi hingga krisis identitas budaya.

“Seni memiliki kekuatan unik yang mampu menyentuh hati ketika logika tidak lagi cukup. Saudara-saudara sekalian adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan. Di era digital ini, teknologi bukanlah ancaman bagi seni, melainkan medium baru yang harus dimanfaatkan untuk membawa kearifan lokal ke panggung global,” ujar Dr. Bondet Wrahatnala di hadapan para wisudawan dan orang tua.

IMG-20261015-WA0090-375x250 Rektor ISI Surakarta Lepas 532 Wisudawan Lulusan Seni yang Adaptif, Solutif, dan Berakar pada Budaya

Rektor juga menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh alumni baru: tetap berkarya untuk menjaga jati diri, tetap belajar agar terus adaptif, serta tetap peduli karena seni tanpa empati hanyalah ruang estetika yang kosong. Harapannya, para lulusan mampu menjadi inspirator dan penggerak kebudayaan yang membawa dampak positif nyata di tengah masyarakat luas.

Sebagai penutup prosesi, perwakilan wisudawan memimpin pembacaan Prasetya Alumni, sebuah ikrar sakral untuk terus menjunjung tinggi martabat almamater, berpegang teguh pada kebenaran dan keadilan, serta mengabdikan ilmu dan seni demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Red/pri)

img Rektor ISI Surakarta Lepas 532 Wisudawan Lulusan Seni yang Adaptif, Solutif, dan Berakar pada Budaya

Pos terkait