GUNUNGKIDUL I INTIP24 News – Panen Raya Nangka di hutan Wanaboga Jatiayu, Sabtu 3 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB, ternyata menyimpan kabar gembira yang jauh lebih besar untuk seluruh warga Gunungkidul dan DI Yogyakarta.
Bukan hanya sekadar panen buah, tapi panen kebijakan pro-rakyat. Sebuah langkah revolusioner untuk menjawab krisis pangan dan air di Gunungkidul.
Di tengah suka cita panen raya yang digelar oleh Pertamina – UGM – DLHK DIY terungkap sebuah dukungan monumental dari Gubernur DIY, Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Untuk meningkatkan pasokan bahan baku gudeg dan buah nangka secara masif di Kabupaten Gunungkidul, Sri Sultan HB X berkenan meminjamkan Tanah Milik Kraton (Sultan Ground / SG) yang luas di kawasan Gunungkidul untuk ditanami ribuan pohon nangka dan tanaman produktif lainnya.
“Ini adalah Ngarsa Dalem yang sesungguhnya. Sultan tidak hanya Raja secara budaya, tapi Bapak bagi rakyatnya. Tanah Kraton yang selama ini nganggur, kini dipinjamkan untuk ditanami nangka. Hasilnya 100% untuk kesejahteraan warga DIY, khususnya warga Gunungkidul. Ini adalah bentuk nyata dari Tahta Untuk Rakyat,” ujar salah satu tokoh masyarakat Jatiayu yang hadir.
Langkah Sultan ini sangat humanis. Kraton tidak menjual tanah, tapi meminjamkan untuk dimanfaatkan. Prinsip *l”Tanah adalah Ibu” benar-benar diwujudkan. Hutan yang tadinya gersang, kini menjadi kebun nangka raksasa milik rakyat yang legal karena di atas Tanah Kraton.
Tujuannya satu: Jogja Harus Swasembada Gudeg!
Selama ini Jogja sebagai Kota Gudeg sangat tergantung pasokan nangka dari luar daerah. Dengan adanya Tanah Kraton yang ditanami nangka massal di Jatiayu, Karangmojo dan nantinya meluas ke seluruh Gunungkidul, diharapkan tiap tahun pasokan bahan gudeg untuk ribuan warung gudeg di Malioboro, Wijilan, hingga seluruh Indonesia bisa tercukupi dari bumi Gunungkidul sendiri.
Pertamina siap bantu bikinkan sumur bos untuk membantu perairan di hutan jatiayu
Semua orang tahu, masalah utama di hutan Jatiayu Karangmojo adalah susah air. Lahan karst, tandus, air cepat hilang.
Melihat semangat luar biasa warga Jatiayu yang berhasil membuat ribuan nangka tumbuh di lahan susah air, Pertamina melalui Danantara Indonesia sebagai mitra utama, menyatakan komitmen jangka panjang.
“Kami dari Pertamina tidak hanya mau panen raya saja. Kami melihat perjuangan warga di sini luar biasa, menanam nangka di lahan yang susah air. Ke depan, Pertamina akan mendukung penuh dengan membangun Sumur Bor Dalam (Deep Well) dengan pompa tenaga surya di area Hutan Wanaboga Jatiayu ini,” ungkap perwakilan Pertamina di lokasi.
Sumur bor ini nantinya akan menjadi sumber kehidupan baru.
Manfaat Sumur Bor:
- Untuk Pengairan Nangka: Agar ribuan pohon nangka tidak mati di musim kemarau panjang dan buahnya lebih besar serta produktif.
- Untuk Tumpang Sari: Jika air sudah ada, lahan di bawah pohon nangka bisa ditanami tanaman lain yang bermanfaat, seperti cabai, terong, jahe, kunyit, dan palawija untuk ketahanan pangan warga.
- Untuk Warga: Warga sekitar Jatiayu juga bisa memanfaatkan air bersih untuk kebutuhan ternak dan rumah tangga.
Ini adalah kolaborasi sempurna: Kraton menyediakan tanah, UGM menyediakan ilmu dan bibit, Pertamina menyediakan air dan modal, DLHK menyediakan legalitas, dan Warga Jatiayu menyediakan tenaga dan cinta untuk merawat hutan.
Panen Raya Nangka di Hutan Wanaboga, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, Sabtu 3 Oktober 2026 ini akhirnya bukan sekadar panen. Ini adalah Deklarasi Kedaulatan Pangan.
Gunungkidul yang dulu dianggap daerah miskin air, kini justru akan menjadi Lumbung Gudeg Nasional berkat pinjaman Tanah Kraton dari Sultan HB X dan sumur bor dari Pertamina.
Model ini, jika berhasil, akan menjadi percontohan nasional bagaimana Tanah Kraton yang diberdayakan bisa menyejahterakan rakyat, hutan lestari, dan budaya gudeg tetap terjaga.
Hutan Lestari, Sultan Merestui, Pertamina Membor Air, Rakyat Gunungkidul Sejahtera, Gudeg Jogja Tetap Ngebul Selamanya!
- Acara: Panen Raya Nangka Hutan Lestari Wanaboga
- Lokasi:Hutan Wanaboga, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul
- Waktu: Sabtu, 3 Oktober 2026, Jam 10.00 WIB
- Fakta Baru:
- Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminjamkan Tanah Milik Kraton (SG) untuk ditanami nangka massal demi pasokan gudeg.
- Pertamina akan bangun Sumur Bor untuk atasi krisis air dan bisa tumpang sari tanaman lain.
(Red)













































