INTIP24 News – Timnas Norwegia yang berjuluk Lovene mampu unggul 4-1 atas tim Singa Mesopotamia Irak dalam laga pembuka Grup I Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026), pukul 05.00 WIB.
Dua gol Norwegia pada babak pertama dicetak oleh Erling Haaland pada menit ke-29 dan menit ke-43. Sementa gol Irak dibukukan oleh Aymen Hussein pada menit ke-39
Peluang pertama Norwegia datang melalui sundulan Haaland pada menit ke-21, tetapi bola masih melambung di atas mistar. Tekanan berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29.
Berawal dari rangkaian umpan cepat, David Moller Wolfe mengirim umpan silang dari sisi kiri yang disambut Haaland di depan gawang. Striker Manchester City itu dengan mudah mengarahkan bola ke dalam gawang untuk membawa Norwegia unggul 1-0.
Hassan terlambat mengambil keputusan saat Haaland melakukan pressing. Penyerang Norwegia itu pun berhasil mencuri bola dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang kosong untuk mencetak gol keduanya sekaligus membawa Norwegia kembali memimpin 2-1.
Tak sebenarnya nyaris membalas pada masa injury time babak pertama. Tepatnya menit ke-45+3, Aymen Hussein menyambung bola untuk Ali Al-Hamadi sebelum sebuah tembakan pemain Irak menghantam tiang jauh gawang Norwegia. Bola pantul kemudian kembali disambar dan sempat memicu klaim handball dari para pemain Irak. Tetapi, tayangan ulang menunjukkan bola mengenai lutut pemain Norwegia sehingga wasit tidak memberikan penalti.
Peluang tersebut menjadi kesempatan terbaik Irak menjelang jeda. Meski terus menekan hingga mendapatkan sepak pojok, mereka gagal mencetak gol penyeimbang dan harus menutup babak pertama dalam keadaan tertinggal 1-2 dari Norwegia.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan Norwegia, sementara pertandingan masih terbuka untuk babak kedua. Kedua tim diperkirakan akan meningkatkan intensitas permainan setelah jeda pertandingan.
Memasuki paruh kedua, Irak tetap tampil agresif dan beberapa kali mampu menekan pertahanan Norwegia. Tim berjuluk Singa Mesopotamia itu bahkan terlihat lebih dominan dalam sejumlah periode permainan.
Meski demikian, Norwegia menunjukkan efektivitas yang lebih baik.
Pada menit ke-76, Norwegia memperlebar keunggulan melalui situasi bola mati. Sepak pojok yang dikirim ke kotak penalti berhasil disambut tandukan bek pengganti Leo Ostigard yang memenangkan duel udara dan mengarahkan bola ke dalam gawang Irak. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-1.
Saat Irak berupaya memperkecil ketertinggalan, Norwegia justru menambah gol pada masa injury time.
Pada menit ke-90+6, bola yang dikirim ke area penalti sempat disundul Haaland sebelum jatuh di tengah kerumunan pemain. Bola kemudian masuk ke gawang Irak.
Papan skor stadion sempat mengatributkan gol tersebut kepada Kristian Thorstvedt. Namun, tayangan ulang menunjukkan bola kemungkinan lebih dahulu mengenai pemain Irak sehingga gol tersebut lebih banyak dinilai sebagai gol bunuh diri.
Norwegia tidak sepenuhnya mendominasi jalannya pertandingan. Irak tampil berani dan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. .
Kesalahan individu yang berujung gol kedua Haaland menjadi pembeda utama dalam laga ini. Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan pemain kedua tim:
Irak (4-4-2): Hasan; Ali, Tahseen, Hashim, Doski; Bayesh, Al Ammari, Ismael, Jasim; Hussein, Al Ahmadi.
Pelatih: Graham Arnold (Australia)
Norwegia (4-3-3): Nyland; Moller Wolfe, Heggem, Ajer, Ryerson; Aursnes, Berge, Odegaard; Nusa, Haaland, Sorloth.
Pelatih: Stale Solbakken (Norwegia)
Wasit: Pierre Atcho (Gabon).




















































