SERANG| INTIP24NEWS – Sejumlah 3.137 proyek Penunjukan Langsung (PL) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten TA 2021 yang ditayangkan di kolom non-tender lpse.bantenprov.go.id, ternyata 44,58% atau 1.394 PL dikerjakan para pengusaha Kota Serang.
Hal ini disampaikan Ucu Nur Arief Jauhar seorang Aktifis Sosial Banten dalam akun Facebook nya yang diunggah sejak 12 Juni 2022.
Dalam uraiannya Ucu menyebutkan, bahwa untuk urutan kedua para pengusaha Pandeglang mendapatkan 457 paket (14,61%). Dan urutan ketiga para pengusaha Kabupaten Tangerang 445 paket (14,23%).
” Namun jika diurut nilai proyeknya, Kabupaten Tangerang menjadi urutan kedua dengan nilai Rp81,6 miliar (19,09%) dan Kabupaten Pandeglang Rp64,6 miliar (15,11%). Sedangkan Kota Serang tetap diurutan pertama dengan nilai Rp163,7 miliar (38,28%).” Papar Ucu.
Menariknya, ada para pengusaha Non Provinsi Banten yang mengerjakan PL sebanyak 151 paket (4,83%). Jumlah ini lebih banyak dari Cilegon 52 paket (1,66%), Tangerang Selatan 86 paket (2,75%) dan Lebak 131 paket (4,19%).
Distribusi PL 2021 Berdasarkan Asal Pengusaha (Jumlah Paket)
1. Kota Serang 1.394 – 44,58%
2. Pandeglang 457 – 14,61%
3. Kab Tangerang 445 – 14,23%
4. Kab Serang 258 – 8,25%
5. Kota Tangerang 151 – 4,83%
6. Non Banten 151 – 4,83%
7. Lebak 131 – 4,19%
8. Tangsel 86 – 2,75%
9. Cilegon 52 – 1,66%
10. Tanpa Alamat 2 – 0,06%
Distribusi PL 2021 Berdasarkan Asal Pengusaha (Nilai Rp)
1. Kota Serang Rp163,7 M – 38,28%
2. Kab Tangerang Rp81,6 M – 19,09%
3. Pandeglang Rp64,6 M – 15,11%
4. Kab Serang Rp35,4 M – 8,27%
5. Kota Tangerang Rp23,6 M – 5,52%
6. Lebak Rp20,8 M – 4,88%
7. Non Banten Rp16,5 M – 3,85%
8. Tangsel Rp14,9 M – 3,50%
9. Cilegon Rp6,2 M – 1,44%
10. Tanpa Alamat Rp0,26 M – 0,06%
( WS/ Sumber FB.Ucu.)

























































