JAKARTA – Panitia penyelenggara Asian Games ke-19 Hangzhou dalam rangkaian acara hitung mundur 100 hari menjelang pesta olahraga tersebut mengumumkan desain medali yang diberi nama Shan Shui dengan membawa unsur desain batu giok.
Peluncuran medali Asian Games tersebut melengkapi elemen inti lain, termasuk lambang resmi, juga tiga maskot yaitu Congcong, Chenchen, dan Lianlian yang penting untuk keseluruhan estetika ajang olahraga antar negara-negara di Asia itu.
Dikutip dari laman resmi Asian Games Hangzhou 2022, Jumat, medali Shan Shui mengusung budaya Liangzhu (5.300 sebelum masehi-4.300 sebelum masehi).
“Giok persegi dipadukan dengan medali bundar, benar-benar unik dan sangat mudah dikenali,” panitia penyelenggara menjelaskan.

Shan Shui menghadirkan fitur geografis Hangzhou. Dengan menggunakan garis-garis yang menonjol, gulungan gambar Hangzhou diuraikan di sisi depan medali dengan perbukitan yang memiliki efek kabut.
Sementara itu, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengatakan skuad Merah Putih harus bergegas mempersiapkan diri karena tepat 100 hari lagi Asian Games XIX/2022 di Hangzhou, China akan bergulir pada 23 September-8 Oktober 2023.
Kontingen Indonesia, kata Okto, harus mengoptimalkan momentum Asian Games 2022, khususnya dalam mencapai prestasi dan mendapat pemanasan sempurna menuju Olimpiade XXXIII/2024 di Paris, Prancis.
Sumber: Antara















































