BREAKING: Panglima TNI Keluarkan Telegram Siaga 1 bagi Seluruh Satuan Pertahanan

Instruksi Kedua: Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) diperintahkan melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam penuh tanpa henti.

Instruksi Ketiga: Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI diperintahkan agar atase pertahanan (athan) RI yang bertugas di negara-negara terdampak konflik segera mendata dan memetakan keberadaan Warga Negara Indonesia (WNI), serta menyiapkan rencana evakuasi bila eskalasi memburuk. Koordinasi dilakukan bersama Kementerian Luar Negeri, KBRI, dan otoritas terkait.

Instruksi Keempat: Kodam Jaya/Jayakarta secara khusus diperintahkan melaksanakan patroli di objek vital strategis, kawasan kedutaan besar negara asing, serta mengantisipasi perkembangan situasi guna menjaga kondusivitas di wilayah DKI Jakarta.

Instruksi Kelima: Seluruh satuan intelijen TNI diperintahkan melaksanakan deteksi dini dan pencegahan dini terhadap potensi kelompok yang dapat mengancam keamanan, khususnya di kawasan objek vital strategis dan kedutaan besar di DKI Jakarta.

Bacaan Lainnya

Instruksi Keenam: Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) melaksanaan siaga di satuan masing-masing.

Instruksi Ketujuh: Laporkan setiap perkembangan situasi yang terjadi kepada Panglima TNI pada kesempatan.

“Telegram ini merupakan perintah,” begitu isi telegram yang didapatkan Republika di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).





Pos terkait