SERANG|INTIP24News.com –
Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmen kebersamaan dengan ulama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah saat menghadiri Istigasah dan Doa Bersama dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU), Kamis (8/1/2026), di Kantor PWNU Banten, Kota Serang.
Dalam sambutannya, Wagub Dimyati mengapresiasi peran strategis NU yang dinilai konsisten menjaga nilai-nilai kebangsaan sejak masa perjuangan hingga saat ini.
“NU adalah pilar penting bangsa. Sejak awal berdirinya, NU telah berkontribusi besar dalam merawat Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Dimyati.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada kebijakan administratif dan teknokratis semata.
Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara menjadi kunci agar pembangunan tetap berpijak pada nilai moral, kebangsaan, dan kemaslahatan umat.
“Pemerintah membutuhkan nasihat, doa, dan pandangan para ulama agar arah pembangunan tetap berada di jalur yang benar dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Dimyati juga mendorong PWNU Banten untuk terus memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah daerah.
Kajian keilmuan, pandangan kritis, serta kritik yang sehat dinilai penting sebagai bagian dari kontrol sosial demi kebijakan publik yang berpihak pada rakyat.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan keumatan dan kebangsaan, Pemerintah Provinsi Banten turut menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta dari UPZ Baznas kepada PWNU Banten pada momentum Harlah ke-103 NU tersebut.
Istigasah dan doa bersama ini menjadi simbol kuat kebersamaan antara pemerintah dan ulama dalam menjaga stabilitas sosial di Banten. Melalui doa, persatuan, dan kolaborasi yang erat, diharapkan pembangunan yang adil, damai, dan berkelanjutan dapat terus terjaga.
Warga Banten diajak untuk terus merawat persatuan, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung kolaborasi ulama dan umara demi terwujudnya Banten yang damai dan sejahtera.
(Red-TLB)


























































