SERANG | INTIP24NEWS.COM – Kapolda Banten Irjen. Pol. Suyudi Ario Seto secara resmi membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dan Wawancara Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34 Tahun Anggaran 2025. Acara berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Banten pada Selasa (22/4).
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan strategis dalam proses pembelajaran para perwira tinggi Polri yang tengah menempuh pendidikan di Sespimti. Hal ini menjadi bagian dari upaya sistematis pengembangan kepemimpinan tingkat nasional di lingkungan Polri.
Turut hadir mendampingi Kapolda Banten, Katim Praktik Kerja Dalam Negeri Sespimti Polri Irjen. Pol. Jawari, Irjen. Pol. Mohamad Agung Budijono, Wakapolda Banten Brigjen. Pol. Hengki, para Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, serta Kapolres dan Kapolresta jajaran. Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi dan komitmen kolektif dalam mendukung proses seleksi serta evaluasi kader pimpinan Polri yang berintegritas dan profesional.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen. Pol. Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa PKDN merupakan momentum strategis untuk memperluas wawasan peserta terhadap tugas dan kebijakan kepolisian di kewilayahan.
“Kegiatan PKDN ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkaya wawasan strategis para peserta didik terhadap implementasi kebijakan dan pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di kewilayahan. Saya berharap rekan-rekan di sini tidak hanya menjadikan kegiatan ini sebagai ajang observasi, tetapi juga dapat memberikan perspektif pemikiran terhadap berbagai dinamika permasalahan yang ada di wilayah Polda Banten dan jajaran. Polda Banten mendukung penuh pelaksanaan PKDN, termasuk keterbukaan informasi dan proses pembelajaran, baik di lapangan maupun di lingkungan staf,” ujar Kapolda Banten.
Sementara itu, Katim Praktik Kerja Dalam Negeri Sespimti Polri Irjen. Pol. Jawari menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan PKDN di Polda Banten berjumlah sembilan orang.
“Kami berharap peserta didik di Sespim Polri dapat dibekali ilmu pengetahuan yang relevan untuk mewujudkan digital leadership dalam rangka menegakkan supremasi hukum,” ungkap Katim Sespim Polri.
Di akhir acara, Kapolda Banten berharap program ini dapat menjadikan masyarakat lebih dekat dengan Polri.
“Program ini sebagai upaya pendekatan yang humanis dalam meraih simpati masyarakat, sehingga masyarakat merasakan bahwa Polri adalah milik rakyat. Selanjutnya, mereka akan tergerak untuk mendukung tugas Polri dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kamtibmas,” tutup Kapolda Banten. (Bidhumas)
















































