KRI Nanggala Diduga Karam di Kedalaman 600-700 Meter

INTIP24NEWS | JAKARTA – Kapal Selam KRI Nenggala-402 yang dinyatakan hilang dalam latihan di perairan Bali membawa 53 awak prajurit diperkirakan berada pada kedalaman 600-700 meter. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penerangan
TNI Angkatan Laut (Kadispen) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono.

Kemungkinan itu diungkap setelah timnya melakukan pencarian atas terhadap kapal yang hilang kontak sejak Rabu (21/4) pagi. “Kemungkinan [masuk palung]. Kemungkinan di [kedalaman] 600-700 meter,” kata Julius.

Saat ini tim dari TNI Angkatan Laut masih berusaha melakukan pencarian atas untuk menemukan kapal selam yang membawa 53 orang awak prajurit tersebut. Julius pun berharap kapal bisa segera ditemukan dan seluruh awak bisa diselamatkan.

“Doakan segera ketemu. Dan semua teman saya selamat,” ucap Julius.

Bacaan Lainnya

Seperti dilansir CNN, Kapal Selam KRI Nenggala-402 adalah satu dari lima kapal selam milik TNI AL. Kapal ini merupakan kapal selam buatan Jerman yang mampu melakukan penyelaman selama tiga bulan.

Dalam spesifikasinya, kapal tersebut mampu menyelam hingga kedalaman 500 meter di bawah permukaan laut. Keterangan spesifikasi ini menunjukkan kemungkinan kapal menyelam melebihi batas, sebab menurut perkiraan awal KRI Nanggala saat ini diprediksi telah berada di kedalaman 700 meter.

KRI Nanggala-402 dilengkapi persenjataan 14 buah torpedo 21 inci dalam delapan tabung dengan jarak tembaknya hingga 2 mil.

Selain tim dari TNI, Basarnas juga bersiaga menurunkan personel dan kapal untuk membantu proses pencarian. Kepala Basarnas Marsda Henri Alfiandi mengatakan akan menerjunkan KN SAR Wisnu yang diberangkatkan dari Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“KN SAR Wisnu dari Tanjung Priok kita siapkan berangkat dengan peralatan lengkap,” kata Henri.

Dia juga memastikan, personelnya menyiapkan kapal beserta peralatan pendeteksi bawah laut untuk membantu pencarian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *