INTIP24NEWS | PALI – Erwin (43) warga Lubuklinggau pelaku pencurian yang sempat viral terekam camera cctv saat mencuri di toko Payani pada sabtu,(21/08/2021) sekitar pukul 08:30 WIB akhirnya berhasil dibekuk Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi pada Sabtu,(21/08/2021) sekitar pukul 13:00 WIB.
Penangkapan pelaku ini sangat cepat hanya beberapa jam dari kejadian. Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi IPDA Arzuan langsung melakukan penangkapan pelaku di desa simpang tais kecamatan Talang Ubi.
Dijelaskan langsung oleh Kapolres Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan AKBP Rizal Agus Triadi didampingi Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution melalui Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi IPDA Arzuan setelah menerima laporan dari korban Tim Elang Unit Reskrim Talang Ubi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berdasarkan bukti rekaman camera cctv pihaknya langsung melakukan pengintaian keberadaan pelaku.
“Setelah melihat ciri ciri pelaku yang ada di rekaman cctv dalam perjalanan kami melihat pelaku yang ciri ciri nya mirip dan langsung melakukan penangkapan” jelas Arzuan
Setalah melakukan penangkapan langsung dilakukan pemeriksaan dan interogasi dan dijelaskan pelaku bahwa setelah melakukan pencurian tersebut pelaku langsung melarikan diri ke desa pengabuan kecamatan Abab
“Setelah di interogasi, pelaku mengakui kalau barang bukti di salah satu kebun karet warga. Setelah barang bukti terkumpul, pelaku kita bawa ke Mapolsek Talang Ubi guna pengembangan. Barang bukti berupa uang tunai diduga sudah berkurang karena pelaku mengaku sudah dipakai untuk keperluannya,” terang Arzuan.
“Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan kurungan penjara lima tahun” Pungkasnya
Sedangkan menurut pengakuan pelaku, kalau dirinya melakukan aksi pencurian tersebut dengan modus pura pura berbelanja di warung tersebut.
“Saya terpaksa melakukannya pak karna saya dililit hutang, pada saat di toko tersebut dan melihat pemilik toko sedang tidak ada didalam saya langsung masuk dan langsung mengambil sebuah tas yang saya lihat berisikan uang”
“Namun jumlah uang didalam tas tersebut belum sempat saya hitung, kemudian saya langsung ke desa pengabuan untuk membayar hutang saya dan tasnya saya buang di kebun karet warga” terangnya
Sedangkan menurut keterangan Payani pemilik toko bahwa saat kejadian tersebut dirinya sedang berada di dapur.
“Dari rekaman cctv itu lah kami bisa mengetahui ciri ciri pelaku” jelas Payani(E)


















































