Meriah! Ratusan Warga Mendak Kanigoro Bersatu dalam Senam Massal dan Rasulan

Saptosari, intip24news.com – Ada pemandangan tak biasa di depan Balai Padukuhan Mendak, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, DIY, hari ini Minggu (27/9/2026).

Ratusan warga, dari anak muda hingga simbah-simbah, kompak bergerak dalam Senam Massal. Keringat bercucuran, tawa pecah di mana-mana. Inilah cara warga Dusun Mendak membuka rangkaian acara sakral tahunan: Bersih Dusun atau Rasulan.

Bukan sekadar senam, ini adalah simbol kekompakan.

Dukuh Mendak, Irwanto, dengan penuh semangat membakar spirit warganya. Ia menegaskan, Rasulan adalah jati diri orang Jawa yang wajib dilestarikan.

Bacaan Lainnya

“Kita berkumpul hari ini bukan hanya olahraga. Ini wujud syukur kita kepada Gusti Allah. Atas berkah panen yang bagus, atas rezeki yang barokah, dan atas dusun kita yang tetap aman tentram. Budaya ini jangan sampai punah,” tegas Dukuh Irwanto di hadapan ratusan warganya.

Rasulan Mendak tahun ini memang beda. Jika biasanya hanya doa bersama, kali ini panitia menyuguhkan paket lengkap.

Setelah senam massal, warga akan disuguhi puncak acara yang paling ditunggu-tunggu: Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk.

Ketua Panitia, Edo, mengaku terharu dengan antusiasme warga.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan meriah. Semua warga turun tangan. Ini bukti kalau warga Mendak itu guyubnya masih luar biasa. Malam puncak nanti wayangan, monggo semua hadir,” ujar Edo kepada QTA.

Tradisi Rasulan di Mendak menjadi bukti bahwa di tengah modernisasi, warga Gunungkidul masih memegang teguh adat dan tradisi leluhur sebagai perekat persatuan.
(Rin)

img Meriah! Ratusan Warga Mendak Kanigoro Bersatu dalam Senam Massal dan Rasulan

Pos terkait