Dia mengajak semua pihak, termasuk pemerintah pusat dan kementerian/lembaga, untuk turut serta dalam kegiatan ini.
“Tapi, pada prinsipnya kami mendorong untuk nobar UMKM, warung-warung, kemudian Pemprov, Pemda, Pemkab atau Pemerintah Pusat ataupun Kementerian/Lembaga maupun dari teman-teman dari TNI/Polri/DPR, silakan menyelenggarakan. Bahkan mereka juga bisa menggandeng misal ada sponsor lokal,” imbuh Iman.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan acara nonton bareng dapat berjalan dengan baik dan aman, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hak siar untuk Piala Dunia 2026 di Indonesia telah resmi dimiliki oleh TVRI. Lembaga penyiaran publik tersebut akan menyiarkan semua pertandingan dalam ajang yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, yang totalnya mencapai 104 laga dari fase penyisihan grup hingga final.
TVRI berencana menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2026 melalui berbagai cara, termasuk secara teresterial atau Free To Air (FTA). Selain itu, mereka akan menjalin kerja sama dengan penyedia layanan Over the Top (OTT) untuk memperluas jangkauan penonton.















































