Pemkab Serang Kolaborasi dengan UGM Bangkitkan Wisata Religi Tanara

Kecamatan Tanara merupakan daerah kelahiran Syeikh Nawawi Albantani (Lahir sekitar tahun 1230 H/1813 M dan wafat di Mekkah sekitar tahun 1314 H/1897 M). Syeikh Nawawi merupakan ulama bertaraf internasional dan pernah menjadi imam Masjidil Haram.

Ia adalah seorang ulama dan intelektual yang sangat produktif menulis kitab, jumlah karyanya tidak kurang dari 115 kitab yang meliputi bidang ilmu fiqih, tauhid, tasawuf, tafsir, dan hadist. 

Pemkab Serang berencana membangun Pusat Kajian Kitab Kuning, yang fokus pada karya intelektual Syeikh Nawawi Albantani. 

“Kita ingin jika bicara kitab kuning, di mana pun rujukannya ke Kabupaten Serang. Namun rencana kami harus diperkuat oleh semangat masyarakat juga,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

 Rektor UGM Bidang Pendidikan, Profesor Wening Udasmoro mengatakan, pihaknya siap mengaplikasikan berbagai keilmuan dan teknologi tepat guna yang dimiliki civitas akademika UGM untuk masyarakat. 

“Semua bergerak bersama. Setiap masyarakat berbeda persoalannya berbeda pandangannya, jadi mahasiswa KKN turun ke setiap daerah termasuk Kabupaten Serang,” ujarnya. 

Ia mengapresiasi seni budaya Kabupaten Serang terutama Silat Kaserangan.

“Peencak silat, debus dan sebagainya, itu memang sudah selayaknya untuk diangkat tidak hanya di tingkat lokal dan nasional tetap juga internasional. Itu akan mendukung ke depannya wisata religi yang sedang digagas oleh Bupati Serang dan jajaran,” ujar pengurus IPSI bidang kelembagaan ini. 

Ketua Tim Kerja Wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wiyonarko mengatakan, dalam mengembangkan wisata religi, masyarakatnya harus bangkit dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) bergerak. 

“Apalagi setiap tahun ada haul Syeikh Nawawi Al-Bantani, itu sangat bagus untuk pengembangan wisata religi di Tanara. Semua harus saling mendukung, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Pos terkait