RI Minta Klarifikasi Pihak Timor Leste atas Tertembaknya WNI di Perbatasan

https://intip24news.comJAKARTA | INTIP24 News – Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela mengungkapkan permintaan klarifikasi kepada pemerintah Timor Leste atas tertembaknya seorang WNI dalam perselisihan terkait sengketa lahan di perbatasan kedua negara di Nusa Tenggara Timur.

Menurut Juru Bicara Kemlu, Duta Besar RI di Timor Leste Okto Dorinus Manik telah meninjau langsung lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak-pihak di lapangan.

“Pihak KBRI di Dili juga sudah langsung meminta klarifikasi kepada Kemlu Timor Leste,” kata Nabyl merespons pertanyaan ANTARA di Jakarta, Rabu.

Ia pun memastikan WNI yang menjadi korban dalam penembakan tersebut sudah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di rumah sakit setempat.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) RI–Timor Leste Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho memastikan seorang WNI bernama Paulus Oki yang berasal dari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, tertembak di perbatasan RI-Timor Leste, Senin (25/8).

“Insiden penembakan di wilayah Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara itu terjadi saat ada konflik antara WNI asal TTU dan WNA Timor Leste di atas lahan sengketa antara Indonesia-Timor Leste,” kata Dansatgas Pamtas saat dihubungi dari Kupang, Senin.

Letkol Reindi mengatakan bahwa dari luka tembak pada bahu kanan korban, diketahui bahwa luka tersebut diakibatkan oleh tembakan peluru karet atau peluru tumpul.

Kemudian, dalam olah TKP yang dilakukan Polres TTU di lokasi kejadian, ditemukan delapan selongsong peluru dan 1 proyektil yang diduga berasal dari senjata unit patroli perbatasan Timor Leste atau “Unidade de Patrulhamento da Fronteira” (UPF).

Untuk diketahui lahan yang diperebutkan oleh WNI dari TTU dan warga Timor Leste merupakan lahan yang sudah lama disengketakan antara kedua negara.

Selain lahan di TTU, konflik lahan antara Indonesia dan Timor Leste juga terjadi di wilayah Naktuka, Kabupaten Kupang, yang sampai saat ini juga belum selesai.

Paulus Oki menjadi WNI kedua yang menjadi korban penembakan di sekitar perbatasan RI-RDTL usai seorang WNI berinisial AB ditemukan meninggal dengan luka tembak saat berburu hewan liar di hutan Timor Leste pada 16 Agustus lalu.





Pos terkait