Hasto mengatakan pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Ia mengklaim pendaftaran secara bersama-sama dengan melibatkan unsur kebudayaan sudah menjadi tradisi PDIP.
Adapun urutan pawai PDIP menuju KPU itu diawali dengan rombongan Black Bull Drum Corp BKN PDI Perjuangan, lalu tim Paskibra, Tim Bhineka Tunggal Ika dengan berbaju adat. Lalu ada perwakilan RedMe, angklung, wanita berkebaya yang terdiri dari ibu-ibu dan milenial, laki-laki milenial beskap jawa, ondel-ondel, dan tari serta rangkaian andong.
“Kami tegaskan tidak ada pengerahan massa dalam pendaftaran ini. Defile (karnaval) yang ikut hari ini sebagai bentuk kepedulian PDI Perjuangan terhadap kebudayaan Nusantara,” kata Hasto.
Dilansir dari viva.co.id, Sekjen PDIP itu mengatakan bahwa partainya telah menyeleksi bakal calon anggota legislatif atau bacaleg 2024, sebelum didaftarkan pada hari ini, Kamis, 11 Mei 2023, ke KPU RI. Hasto mengklaim nama-nama yang didaftarkan merupakan yang terbaik dan telah dipersiapkan untuk memahami fungsi DPR sebagai legislasi, anggaran, dan peggawasan.




















































