Breaking: Argo Bromo Anggrek Sambar KRL di Bekasi Timur, 4 Tewas 38 Luka

BEKASI | INTIP24 News -PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa telah terjadi gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4) pukul 20.52 WIB.

Gangguan tersebut terjadi akibat peristiwa tertempernya PLB 5568A (CL KPB-CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi) di lokasi kejadian, yang berdampak pada operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto saat dikonfirmasi.

Bacaan Lainnya

Proses evakuasi korban tabrakan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung. Jumlah korban yang dievakuasi dan meninggal dunia terus bertambah.

“Ada 38 orang yang sudah dievakuasi dan memang ada 4 orang yang teridentifikasi meninggal dunia. Ini kami upayakan secepatnya,” kata VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, Senin (27/4/2026).

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco menyebut ada 3 orang tewas dan 29 dilarikan ke rumah sakit, masing-masing di RS Primaya, RSUD Kota Bekasi, dan RSUD Bantar Gebang.

Salah satu penumpang selamat, Munir, menceritakan kronologi kecelakaan kereta api antara CommuterLine dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.53 WIB.

Ia mengatakan peristiwa itu berawal saat CommuterLine yang ia tumpangi berhenti di jalur 1, Stasiun Bekasi Timur. Saat itu, CommuterLine melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang.

“CommuterLine yang berhenti lantaran CommuterLine yang berlawanan arah menabrak satu unit mobil taksi,” katanya di lokasi, Senin petang.

Beberapa saat kemudian, kata dia, datang Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek yang langsung menabrak bagian belakang CommuterLine yang melaju ke arah Cikarang.

“Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai menembus gerbong paling belakang CommuterLine,” ujarnya.

Dia mengungkapkan hantaman kereta jarak jauh mengakibatkan banyak korban yang ada di gerbong CommuterLine paling belakang terjepit. Saat terjadi kecelakaan, dirinya berada di gerbong ke empat dari belakang.

Pos terkait