Alumni Ponpes Atthahiriyah Pabuaran Laksanakan Reuni dan Khaul Pendiri serta Tabligh Akbar

SERANG| INTIP24NEWS.COM – Para alumni Pondok Pesantren Atthahiriyah Pabuaran Tambiluk Kecamatan Petir melaksanakan reuni dan Khaul Akbar pendiri Ponpes KH. Jamin di Kampung Pabuaran Desa Tambiluk Kecamatan Petir Kabupaten Serang Provinsi Banten, Sabtu malam ( 16/09/2023 ).

Reuni dan Khaul Akbar ini juga dimeriahkan dengan Ceramah dan Tabligh Akbar dengan penceramah KH. Tohiri Abdul Barra dari Serang dan KH. Fahruroji dari Lebak Banten.

Menurut H. Sohibudin salah seorang Alumni Pondok Pesantren Athohiriyah. Reuni dan Khaul Akbar yang berlangsung saat ini merupakan Acara ke 5 yang dilaksanakan Secara rutin tiap tahun.

Tujuan Acara ini adalah disamping untuk merekatkan tali silaturahmi antar sesama alumni sebagai upaya para alumni mendoakan almarhum KH. Jamin dan Hj. Khadijah , sebagai pendiri Pondok Pesantren Atthahiriyah Pabuaran ini.

Bacaan Lainnya

Disamping itu dalam acara ini juga para alumni tetap menghadirkan syiar Islam kepada masyarakat lewat Tabligh Akbar berupa siraman rohani dan ceramah Agama.

“Tujuan Reuni dan Khaul ini dalam rangka menjalin silaturahmi dan keakraban dengan para alumni, sekaligus memberikan doa untuk Guru kami Almarhum , almarhumah almaghfurlah KH. Jamin dan Hj. Khadijah yang sangat berperan dan berjasa besar dalam kehidupan kami para alumni. Terutama ilmu yang telah beliau berikan kepada kami. Semoga jasa dan kebaikan beliau mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT.
Dan menempatkan nya di Syurga Nya Allah SWT. Amiin.” Ungkapnya.

Sementara salah seorang Penceramah KH. Fahruroji dari Lebak, menyatakan bahwa Ummat Islam hari ini harus benar benar mengamalkan ajaran Islam agar mampu menghadapi tantangan zaman yang terus berubah. Terutama dalam persoalan memilih pemimpin.
Kita harus jeli memilih pemimpin yang satu dalam kata dan perbuatan.

” Kita ummat Islam harus jeli dalam memilih pemimpin, jangan sampai memilih pemimpin yang tidak satu dalam kata dan perbuatan.
Jangan dipilih pemimpin yang jauh dari Agama. Menyebut Agama sebagai politik identitas tetapi ketika Pemilu makin dekat mereka pura pura dekat dengan agama.” Tutur Kyai.

Ditambahkannya, Ummat Islam juga harus mewaspadai upaya pecah belah ummat Islam oleh pihak pihak tertentu dengan mencoba membenturkan Para Habaib dengan para Ulama lainnya.

” Ada oknum yang mencoba mengungkit nasab para Habaib dengan tujuan memecah belah Ummat Islam.

Kita harus waspada, karena tujuan mereka adalah agar terjadi perpecahan di tubuh Ummat Islam.

Agar Ummat menjauhi tokoh tokoh agama , seperti Para Kyai dan Para Habaib.
Oleh karena itu kita harus tetap berpegang teguh pada ajaran Agama Islam yang sebenarnya.” Pungkasnya.
( WS/ TLB )

Pos terkait