Austria Usir 4 Diplomat Rusia, Moskow Bersumpah Akan Membalas

NTIP24NEWS.COM – Kementerian Luar Negeri
Astria telah mencabut status diplomatik empat perwakilan Rusia dan memerintahkan mereka untuk meninggalkan negara anggota Uni Eropa itu dalam waktu satu minggu, Kamis (2/2).

Dua dari diplomat yang diusir adalah anggota misi tetap Moskow untuk PBB di Wina, sedangkan dua lainnya adalah pegawai kedutaan Rusia.

Menurut Kementerian Luar Negeri Austria, staf kedutaan dinyatakan bersalah melakukan tindakan tidak sesuai dengan status diplomatik mereka dan dinyatakan sebagai persona non grata.

“Anggota misi tersebut diduga melanggar perjanjian pemerintah,”  klaimnya.

Bacaan Lainnya

Duta Besar Rusia di Wina, Dmitry Lyubinskiy, telah menyatakan bahwa pihak berwenang Austria belum menjelaskan apa sebenarnya yang dilakukan para diplomat tersebut sampai mendapatkan pengusiran tersebut dan belum mengajukan dakwaan khusus apa pun selain referensi samar-samar tentang opini layanan khusus.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengatakan kepada media bahwa pihaknya bermaksud untuk mendapatkan tanggapan yang tepat, yang kemungkinan berarti berencana untuk mengusir diplomat dalam jumlah yang sama dari kedutaan besar Wina di Moskow.

Sebelumnya pada bulan April, Austria membuat langkah serupa dan mengusir empat diplomat Rusia, sekali lagi menuduh mereka melakukan tindakan tidak sesuai dengan status diplomatik mereka.

Sebagai tanggapan, Rusia juga menyatakan empat pegawai kedutaan Austria di Moskow sebagai persona non grata.

Lyubinskiy mengatakan bahwa pertukaran tahun lalu terjadi hanya 24 jam setelah dia bertemu dengan Menteri Luar Negeri Austria Alexander Schallenberg, yang meyakinkannya bahwa Wina tidak akan mengusir diplomat Rusia secara tidak wajar.

Pengusiran terbaru diplomat Rusia dari negara Uni Eropa terjadi hanya satu hari setelah Menteri Luar Negeri Lituania Gabrielius Landsbergis menyarankan agar semua negara Eropa harus mengeluarkan duta besar Rusia mereka karena “tidak ada gunanya mempertahankan” mereka.

Dia mengklaim bahwa kedutaan Rusia bukan lagi lembaga diplomatik, tetapi “lembaga propaganda” yang “mempromosikan genosida”.
Lituania, Latvia, dan Estonia telah mengusir duta besar Rusia mereka dan menurunkan tingkat hubungan diplomatik dengan Moskow.

Barat dan Rusia telah berada dalam “perang diplomatik” dan saling mengusir sejumlah diplomat sejak Februari tahun lalu, ketika Moskow melancarkan operasi militer di Ukraina.

Sumber: RT
Editor: Hasan M

Pos terkait