SERANG, Intip24News.com – Provinsi Banten kembali mencatat prestasi nasional dengan menjadi daerah berprestasi tertinggi dalam penanganan dan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Atas capaian tersebut, Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus melakukan kunjungan ke Tangerang, Selasa (11/11/2025), untuk mempelajari strategi sukses Banten.
Dalam pertemuan dengan Gubernur Banten Andra Soni, Kemenkes mencatat Banten berhasil mencapai angka terapi pencegahan TBC hingga 92 persen, melampaui target nasional 72 persen.
Gubernur Andra Soni menegaskan, tingginya angka temuan menunjukkan deteksi dini dan pengobatan yang efektif. “Semakin banyak pasien ditemukan dan diobati hingga sembuh, semakin baik,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, menjelaskan bahwa keberhasilan ini berkat kolaborasi lintas sektor, termasuk tenaga kesehatan, organisasi profesi, dan kader TBC di setiap desa. Program inovatif seperti Ngider TB, Grebek TBC, Ransel TBC, dan Kajedak menjadi kunci kesuksesan.
Sebagai bentuk apresiasi, Kemenkes akan memberikan penghargaan khusus serta 24 unit alat rontgen portable untuk memperkuat deteksi dini di Banten.
Keberhasilan ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Indonesia bebas TBC, dimulai dari Banten melalui gerakan Temui, Obati, Sampai Sembuh (TOSS). ( WS/ R.FBPB )
























































