INTIP24NEWS – Jerman mengirimkan tujuh howitzer self-propelled PzH 2000 155-milimeter, bersama dengan peralatan militer lainnya untuk angkatan bersenjata Ukraina. Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht, meski ada jaminan persenjataan itu hanya untuk mempertahankn diri.
Pernyataan Menhan Jerman itu disampaikan kepada anggota parlemen di Berlin. Jerman telah menerima jaminan dari koleganya di Ukraina Alexey Reznikov bahwa Kiev hanya akan menggunakan senjata yang diterimanya dari Barat untuk pertahanan diri dan tidak akan memanfaatkannya untuk menyerang wilayah Rusia.
Sementara itu, juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Dmitry Peskov akan memantau bagaimana angkatan bersenjata Ukraina menggunakan senjata yang dikirim dari Jerman dan AS.
“Senjata, tentu saja, pertama-tama harus mencapai garis depan sebelum dihancurkan di jalan.” tegas Peskov pada Kamis lalu.
Pernyataan itu muncul setelah Peskov ditanya apakah Moskow bersedia mempercayai janji Ukraina kepada negara-negara Barat bahwa mereka tidak akan menggunakan pasokan untuk melakukan serangan terhadap Rusia.
“Kami dengan hati-hati merekam semua episode penggunaan senjata ini,” jawab juru bicara tersebut.
“Jadi, jika salah satu dari senjata ini mencapai garis depan dan tidak dihancurkan oleh militer kami, kami akan melacak bagaimana mereka digunakan.”
.
Sementara Ukraina telah memberikan jaminan kepada pemasok persenjataan berat Barat lainnya.
Di tengah kekhawatiran konflik dapat meningkat lebih jauh, para pejabat di Kiev juga berulang kali mengindikasikan bahwa mereka menganggap Krimea sebagai bagian dari negara mereka, dan bersikeras bahwa Ukraina memiliki hak untuk menyerang semenanjung itu dengan senjata dari Barat.
Sumber: RT
Editor: Hasan M





















































