Sleman, intip24news.com – Kabar menggembirakan dan penuh semangat kekeluargaan datang dari tubuh Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPW IWOI) Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam suasana rapat koordinasi yang hangat, penuh keakraban dan kekeluargaan di Dusun Gowok, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY , muncul sebuah komitmen mulia yang patut diapresiasi oleh seluruh insan pers.
Adalah Yulius Riyantoko, Dewan Pakar DPW IWOI DIY, yang dengan tulus dan tanpa pamrih menyatakan kesediaannya untuk berbagi pengetahuan dan wawasan seputar ilmu kejurnalistikan untuk seluruh anggota IWOI di DIY.
Bahkan, komitmen mulia tersebut tidak hanya berhenti untuk anggota di DIY saja. Yulius menegaskan, dirinya siap memberikan pelatihan-pelatihan jurnalistik untuk anggota IWOI di luar daerah pun , selama dibutuhkan dan untuk kemajuan bersama.
Ilmu yang Dibagikan di Tengah Rakor Penuh Kekeluargaan
Kesediaan Yulius Riyantoko untuk menjadi narasumber dan berbagi ilmu tersebut disampaikan secara langsung di hadapan seluruh pengurus DPW IWOI DIY yang hadir dalam Rapat Koordinasi Pengurus.
Rakor yang digelar di Dusun Gowok, Caturtunggal, Depok, Sleman tersebut memang menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja, dan merumuskan langkah-langkah strategis IWOI DIY ke depan.
Di tengah pembahasan program kerja, Yulius Riyantoko yang dikenal sebagai sosok senior, berpengalaman, dan memiliki wawasan luas di dunia jurnalistik, berdiri dan menyampaikan komitmennya.
“Saya siap berbagi pengetahuan dan wawasan seputar ilmu kejurnalistikan untuk anggota IWOI di DIY. Bahkan untuk anggota IWOI di luar daerah pun, saya siap memberikan pelatihan-pelatihan. Ini untuk kemajuan kita bersama, untuk meningkatkan kualitas wartawan IWOI agar semakin profesional, kompeten, dan berintegritas,” ujar Yulius Riyantoko dengan penuh ketulusan.
Pernyataan tersebut sontak disambut dengan tepuk tangan dan rasa haru dari seluruh pengurus yang hadir. Di era dimana informasi begitu cepat dan tantangan dunia jurnalistik online semakin kompleks, kesediaan seorang dewan pakar untuk turun langsung berbagi ilmu adalah oase yang sangat menyejukkan.
Ketua DPW IWOI DIY Supriyono Beri Apresiasi Tinggi
Mendengar komitmen mulia tersebut, Ketua DPW IWOI DIY, Bapak Supriyono , langsung memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yulius Riyantoko.
Supriyono menilai, apa yang dilakukan Yulius adalah cerminan dari jiwa seorang pakar dan senior yang sesungguhnya. Ilmu tidak boleh disimpan sendiri, ilmu harus dibagikan, harus ditularkan, agar bermanfaat bagi banyak orang.
“Saya sangat apresiasi terhadap Mas Yulius atas kesediaannya memberikan dan pelatihan ilmu jurnalistik, atau berbagi wawasan kepada semua wartawan yang mau ikut pelatihan, khususnya anggota IWOI. Ini luar biasa. Ini adalah bentuk pengabdian yang tulus. Kami di DPW IWOI DIY sangat berterima kasih dan sangat mendukung penuh program berbagi ilmu ini,” ujar Ketua DPW IWOI DIY, Supriyono.
Menurut Supriyono, peningkatan kapasitas dan kualitas wartawan adalah harga mati bagi IWOI DIY. Di tengah maraknya berita hoax, ujaran kebencian, dan praktik-praktik jurnalistik yang tidak sesuai kode etik, IWOI harus hadir sebagai organisasi wartawan online yang profesional, berimbang, dan taat pada Undang-Undang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.
Oleh karena itu, pelatihan-pelatihan jurnalistik yang akan diberikan oleh Dewan Pakar seperti Yulius Riyantoko sangatlah penting dan dibutuhkan.
Materi yang akan dibagikan nantinya tidak hanya soal teknik menulis berita yang baik dan benar, tetapi juga tentang pemahaman mendalam mengenai 5W+1H, teknik wawancara, investigasi, jurnalistik humanis, etika pers, hingga bagaimana menghadapi era digital dan media sosial serta bagaimana membuat berita yang panjang, bagus, dan humanis namun tetap faktual dan tidak hoax.
IWOI DIY Semakin Solid, Siap Cetak Wartawan Profesional
Komitmen Yulius Riyantoko ini menjadi energi baru bagi DPW IWOI DIY. Rapat koordinasi di Dusun Gowok, Caturtunggal tersebut pun ditutup dengan semangat baru: bahwa IWOI DIY tidak hanya sekadar organisasi wartawan, tetapi sebuah keluarga besar yang saling asah, saling asih, dan saling asuh.
Dengan adanya program berbagi ilmu dan pelatihan jurnalistik yang siap digelar baik di DIY maupun untuk anggota IWOI di luar daerah, diharapkan seluruh anggota IWOI semakin percaya diri, semakin kompeten, dan semakin dicintai oleh masyarakat karena karya-karya jurnalistiknya yang berkualitas, humanis, dan mencerdaskan.
Langkah kecil yang dilakukan oleh Dewan Pakar Yulius Riyantoko ini adalah langkah besar bagi kemajuan IWOI. Karena dari Sleman, dari sebuah dusun bernama Gowok, semangat untuk mencerdaskan wartawan Indonesia mulai dinyalakan.
(Red)











































