Hijrah, Fenomena Islamic Sosiocultural

An-Nisa’ · Ayat 100

۞ وَمَنْ يُّهَاجِرْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ يَجِدْ فِى الْاَرْضِ مُرٰغَمًا كَثِيْرًا وَّسَعَةًۗ وَمَنْ يَّخْرُجْ مِنْۢ بَيْتِهٖ مُهَاجِرًا اِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ اَجْرُهٗ عَلَى اللّٰهِۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًاࣖ ۝١٠٠
wa may yuhâjir fî sabîlillâhi yajid fil-ardli murâghamang katsîraw wa sa‘ah, wa may yakhruj mim baitihî muhâjiran ilallâhi wa rasûlihî tsumma yudrik-hul-mautu fa qad waqa‘a ajruhû ‘alallâh, wa kânallâhu ghafûrar raḫîmâ.

Siapa yang berhijrah di jalan Allah niscaya akan mendapatkan di bumi ini tempat hijrah yang banyak dan kelapangan (rezeki dan hidup). Siapa yang keluar dari rumahnya untuk berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian meninggal (sebelum sampai ke tempat tujuan), sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ

Bacaan Lainnya

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۙ اُولٰۤىِٕكَ يَرْجُوْنَ رَحْمَتَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Terjemahan
Sesungguh nya orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharap
kan Rahmat Allah. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Hijrah, migrasi adalah fenomena sosial biasa saja. Begitu juga pindah nya Nabi Muhammad SAW bersama Kaum Muslimin dari Mekkah ke Madinah juga merupakan peristiwa sosial biasa saja.

persoalan berpindah nya seseorang bisa juga sekelompok orang seperti hal nya. Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Allah SWT yang memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk hijrah ke Madinah.

Perintah hijrah ke Madinah disampaikan Allah SWT melalui surah Al-Baqarah ayat 218 dan An Nisa ayat 100 untuk Hijrah ke Madinah tersebut memiliki Hikmah dan pelajaran yang penting bagi umat Islam.

Pos terkait