Mengenal Terusan Suez dan Terusan Panama yang Memotong Jarak Tempuh Pelayaran Dunia

“Pada pergantian abad, apa yang sekarang Panama dulunya adalah provinsi utara Kolombia yang pemberontak. Ketika pemerintahan Kolombia menolak mengesahkan perjanjian kerjasama pembangunan dan pengoperasian kanal dengan Amerika Serikat pada 1903, sekelompok pejuang Panama yang tidak sabar, didukung angkatan perang AS, bangkit dalam pemberontakan dan mengumumkan kemerdekaan Panama,” tulis pemerintah AS dalam Garis Besar Sejarah Amerika.

Sebuah plot kemudian disusun dengan restu Roosevelt. AS akan mendukung pemberontakan dr. Manuel Amador yang hendak memisahkan Panama dari Kolombia. Sebelumnya, pada 17 Oktober 1903, orang-orang Panama anti-pemerintah Kolombia berkunjung ke Washington.

Lalu bersepakatlah mereka: AS mendukung mereka memberontak pada 3 November sore pukul enam. Esoknya, pada 18 Oktober 1903, deklarasi kemerdekaan, bendera Panama, bahkan konstitusinya, telah siap.

Tepat pukul enam sore 3 November, garnisun militer Kolombia yang sudah disuap meletakkan senjatanya. Kapal AS, USS Nashville berlayar ke Pelabuhan Celon untuk mendukung kemerdekaan Panama. Tiga hari kemudian, tepat pukul satu siang 6 November 1903, dinyatakan: “Negara pecahan ini langsung mendapat pengakuan oleh Presiden Theodore Roosevelt.”

Bacaan Lainnya

Tanpa menunggu lama, esoknya 7 November, Pemerintah AS segera memerintahkan duta besarnya di Panama untuk membahas perjanjian Pakta Terusan Panama.

Sebelas hari kemudian, pakta itu ditandatangani kedua belah pihak. Panama menyewakan lahan selebar 16 kilometer (daerah Kanal Panama) kepada AS dengan imbalan $10 juta dan biaya tahunan $250.000. Kolombia juga kemudian memperoleh $25 juta sebagai bagian kompensasi.

“Sebuah upacara kecil diadakan di Panama City pada 4 Mei 1904 sebagai simbol pengalihan dari Perusahaan Terusan milik Prancis kepada AS. Letnan Dua Mark Brooke dari Korps Teknik (Militer AS) menerima kunci gudang perusahaan dan Rumah sakit di Panama tengah,” tulis Jon T. Hoffman dalam buku The Panama Canal: An Army’s Enterprise: An Army’s Enterprise (2014).

Penyelesaian Kanal Panama pada 1914 dipimpin oleh Kolonel George W. Goethals.

Selain pembangunan yang didukung teknisi militer AS, penyakit malaria dan kuning yang sebelumnya menjadi penghambat besar pun akhirnya diatasi.

Buku terbitan AS menyebut penyelesaian Terusan Panama ini “merupakan kejayaan besar dunia engineering. Dan penemuan penyembuhan penyakit malaria dan penyakit kuning secara bersamaan, merupakan salah satu prestasi besar dunia kedokteran.”

Pos terkait